PALEMBANG, viralsumsel.com – Sumsel United sukses mencatatkan kemenangan dramatis saat menjamu PSPS Pekanbaru pada laga pekan ke-15 kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Sabtu (10/1/2026) sore.
Laskar Juaro menang tipis dengan skor 3-2 meski harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-31 setelah Rachmad Hidayat diganjar kartu merah.
Kemenangan ini terasa sangat istimewa karena Sumsel United sempat berada dalam posisi sulit. Selain bermain dengan kekurangan jumlah pemain, mereka juga sempat tertinggal lebih dulu dari PSPS Pekanbaru.
Namun, semangat juang tinggi, kedisiplinan, dan mental bertanding yang kuat membuat Juninho Cabral dan kawan-kawan mampu membalikkan keadaan hingga akhirnya mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri.
PSPS Pekanbaru membuka keunggulan lebih dahulu melalui Ilham Fatoni yang sukses menjalankan tugas sebagai algojo penalti pada menit ke-23.
Sumsel United langsung merespons lewat gol Juninho Cabral pada menit ke-27 yang membuat skor kembali imbang. Namun, tim tamu kembali memimpin setelah Vieri Doni mencetak gol pada menit ke-29.
Situasi semakin berat bagi tuan rumah ketika Rachmad Hidayat harus meninggalkan lapangan akibat kartu merah.
Memasuki babak kedua, Sumsel United tampil lebih agresif dan berani mengambil risiko. Upaya tersebut membuahkan hasil ketika Kahar Kalu mencetak gol penyeimbang pada menit ke-52.
Sejak saat itu, permainan berlangsung semakin terbuka, dengan kedua tim saling melancarkan serangan. Puncaknya terjadi pada menit ke-90 ketika Diego Dall’Oca mencetak gol kemenangan yang disambut gegap gempita ribuan suporter di Stadion GSJ.
Tambahan tiga poin ini mengantarkan Sumsel United naik ke posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 27 poin dari 15 pertandingan. Mereka sukses menggeser Adhyaksa FC Banten yang mengoleksi 26 poin dan kini hanya terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Garudayaksa FC.
Sementara bagi PSPS Pekanbaru, kekalahan ini membuat mereka tetap tertahan di peringkat kedelapan dengan 17 poin dari 15 laga.
Pelatih Kepala Sumsel United, Nilmaizar, memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain atas perjuangan luar biasa yang ditunjukkan sepanjang pertandingan.
Ia menyebut kemenangan ini sebagai bukti nyata bahwa timnya memiliki karakter kuat dan mental yang semakin matang.
“Pertama-tama tentu saya bersyukur kepada Allah SWT. Kemenangan ini adalah hasil dari kerja keras, kesabaran, dan keyakinan para pemain yang tidak pernah menyerah hingga menit akhir. Mereka menunjukkan tanggung jawab besar sebagai sebuah tim,” ujar Nilmaizar.
Menurut arsitek asal Sumatera Barat tersebut, tidak mudah bagi sebuah tim untuk bangkit dalam kondisi tertinggal, apalagi harus bermain dengan 10 orang. Namun, Sumsel United justru mampu mengontrol emosi, menjaga disiplin, serta memaksimalkan peluang yang ada.
“Dalam situasi sulit seperti ini, yang dibutuhkan bukan hanya teknik, tapi mental. Anak-anak bisa menjaga fokus, tetap percaya diri, dan berani mengambil keputusan. Itu yang membuat saya sangat bangga,” ungkapnya.
Meski meraih kemenangan besar yang mendongkrak posisi tim di klasemen, Nilmaizar tetap mengingatkan agar para pemain tidak larut dalam euforia. Ia menegaskan perjalanan kompetisi masih panjang dan tantangan yang dihadapi ke depan akan semakin berat.
“Jalan kita masih jauh. Masih banyak pertandingan dan banyak tahapan yang harus dilewati. Saya minta semua tetap tenang, rendah hati, dan terus bekerja keras. Jangan sampai kemenangan ini membuat kita lengah atau merasa paling hebat,” pesannya.
Ia juga berharap kemenangan atas PSPS Pekanbaru dapat menjadi titik balik untuk menjaga konsistensi performa tim pada laga-laga berikutnya. Baginya, hasil positif ini harus menjadi pemantik semangat, bukan alasan untuk berpuas diri.
“Kemenangan ini harus kita jadikan motivasi. Bukan untuk berhenti, tapi untuk terus memperbaiki kekurangan dan mempertahankan hal-hal baik yang sudah kita lakukan,” tutup Nilmaizar. (bbs)








