LAMPUNG UTARA, viralsumsel.com — Media sosial dihebohkan oleh video seorang kepala sekolah dasar di Kabupaten Lampung Utara yang meluapkan kekecewaannya terhadap kualitas makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Aksi tersebut viral dan menuai perhatian luas publik hingga jutaan penayangan. Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Sindang Sri, Kotabumi, Lampung Utara, yang diketahui bernama Ida Yulia Mega, terekam memprotes keras makanan MBG yang diterima sekolahnya.
Dalam video yang beredar luas di TikTok, Ida menilai menu makanan yang disajikan tidak layak dikonsumsi oleh para siswa.
Dalam rekaman tersebut, Ida memperlihatkan langsung isi wadah makanan MBG yang terdiri dari nasi, telur mata sapi, sayur, tempe, serta buah anggur. Namun, ia mengungkapkan bahwa tempe terlihat berlendir dan berbau, sementara buah anggur dalam kondisi busuk.
Ia menegaskan bahwa makanan tersebut sangat berisiko bagi kesehatan anak-anak. Kekhawatiran akan potensi keracunan menjadi alasan utama dirinya bersuara lantang.
Menurutnya, anak-anak sekolah bukan objek percobaan, apalagi penerima makanan yang kualitasnya tidak terjamin.
Ida juga menyampaikan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama dialami sekolahnya. Ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa kesempatan sebelumnya, buah yang disertakan dalam paket MBG juga kerap ditemukan dalam kondisi tidak segar, bahkan busuk. Hal ini dinilai mencederai tujuan mulia program MBG yang seharusnya mendukung pemenuhan gizi siswa.
Tak hanya menyoroti kualitas makanan, Ida turut menyinggung pengelolaan dapur MBG. Ia menyarankan agar pengelola mempekerjakan tenaga yang benar-benar kompeten dan profesional dalam proses pengolahan makanan.
Menurutnya, jika tidak mampu menjaga standar kelayakan pangan, pengelola seharusnya melakukan evaluasi serius terhadap kinerja pegawainya.
Lebih jauh, Ida juga mengungkapkan persoalan lain terkait pelaksanaan program MBG di sekolahnya.
Ia menyebut dapur MBG sempat tidak beroperasi selama beberapa pekan dengan alasan keterlambatan pencairan anggaran dari pemerintah pusat. Namun, selama masa tersebut, pihak sekolah tidak menerima kompensasi maupun penjelasan yang memadai.
Video keberanian Ida Yulia Mega ini menuai reaksi besar dari warganet. Hingga kini, unggahan tersebut telah ditonton lebih dari 21 juta kali dan dibanjiri puluhan ribu komentar. Banyak netizen memberikan apresiasi atas keberaniannya menyuarakan kepentingan siswa.
Sejumlah warganet menilai sikap sang kepala sekolah sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kesehatan anak-anak dan transparansi program pemerintah.
Tak sedikit pula yang berharap aksi ini bisa menjadi pemicu sekolah lain untuk berani menyampaikan keluhan serupa apabila menemukan masalah di lapangan. (bbs)












