Wabup Rohman Husen Hadiri Haflah Pondok Pesantren Darussa’adah, Tegaskan Dukungan untuk Pendidikan Santri di Muba

SUNGAI LILIN – Ribuan jamaah memadati lingkungan Pondok Pesantren Darussa’adah, Desa Pinang Banjar, Kecamatan Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), dalam kegiatan Pengajian Akbar Haflah Attasyakur ‘Alaa Ikhtitamuddurus, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan religius yang berlangsung khidmat tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kyai Abdul Rohman Husen. Kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Muba itu menjadi perhatian masyarakat karena tampil sederhana dan membaur hangat bersama para ulama, santri, tokoh masyarakat, hingga unsur Forkopimcam.

Mengenakan busana muslim bernuansa hitam putih lengkap dengan peci hitam, Wabup Rohman Husen terlihat bersahaja di tengah ribuan jamaah yang hadir mengikuti rangkaian haflah dan pengajian akbar.

Acara Haflah Attasyakur ‘Alaa Ikhtitamuddurus sendiri merupakan tradisi penutup kegiatan belajar para santri sekaligus bentuk rasa syukur atas proses pendidikan yang telah dijalani di lingkungan pesantren.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abdul Rohman Husen menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Pondok Pesantren Darussa’adah yang dinilai konsisten membina generasi muda melalui pendidikan berbasis keagamaan dan pembentukan karakter.

Baca Juga :  Percantik Desa, Tanam 4.500 Pohon Pinang di Desa Mulyorejo Sungai Lilin

Menurutnya, pesantren memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.

“Kegiatan haflah ini bukan sekadar seremoni penutupan pembelajaran, tetapi menjadi momentum syukur atas perjuangan para santri dalam menuntut ilmu. Bekal ilmu agama yang diperoleh di pesantren sangat penting, bukan hanya untuk kehidupan dunia, tetapi juga akhirat,” ujar Rohman Husen.

Ia menegaskan bahwa di tengah perkembangan zaman dan tantangan sosial yang semakin kompleks, pondok pesantren hadir sebagai benteng moral dan pusat pembinaan umat.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus memberikan dukungan terhadap perkembangan pesantren sebagai mitra strategis dalam membangun masyarakat yang religius, berpendidikan, dan berakhlakul karimah.

“Pesantren memiliki peranan besar dalam membentuk karakter generasi bangsa. Pemerintah daerah tentu sangat mendukung keberadaan pondok pesantren dalam menciptakan masyarakat yang religius dan berkualitas,” katanya.

Baca Juga :  HUT Muba ke-69 Tahun, Bupati Toha Tohet: “Solidaritas, Kejujuran, dan Budaya Jadi Kunci Kita Maju”

Dalam kesempatan tersebut, Rohman Husen juga memberikan motivasi kepada para santri agar terus semangat menuntut ilmu dan menjaga akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

Ia berpesan agar para santri selalu menghormati guru dan orang tua serta mampu mengamalkan ilmu yang diperoleh ketika kembali ke tengah masyarakat.

“Jadilah generasi yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar, menjadi penyejuk di tengah masyarakat, serta mampu menjaga nilai-nilai agama di mana pun berada,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Wabup berharap Pondok Pesantren Darussa’adah terus berkembang dan mampu melahirkan generasi Qur’ani yang unggul, beriman, serta memiliki akhlak mulia.

Pengajian akbar tersebut berlangsung penuh nuansa religius dan kekeluargaan. Acara juga diisi tausiyah keagamaan, doa bersama, serta ajakan memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat. (dev)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *