80 Truk ODOL Disikat Polisi di Km 12! Arus Balik Palembang Dijaga Ketat

PALEMBANG, viralsumsel.com — Pasca berakhirnya Operasi Ketupat Musi 2026, jajaran Polda Sumatera Selatan terus mengintensifkan pengamanan arus balik Lebaran melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD).

Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyekatan kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) di kawasan strategis Kota Palembang.

Melalui Polrestabes Palembang, kegiatan penyekatan difokuskan di Pos Pengamanan Simpang 3 Km 12, tepatnya di sekitar Terminal Alang-Alang Lebar, Kamis malam (26/3/2026).

Lokasi ini dikenal sebagai salah satu jalur utama keluar-masuk kendaraan logistik dan angkutan barang menuju pusat kota.

Dalam operasi tersebut, petugas berhasil menjaring sedikitnya 80 unit kendaraan sumbu tiga ke atas yang melintas di tengah padatnya arus balik.

Kendaraan-kendaraan tersebut didominasi oleh truk bermuatan besar yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas serta meningkatkan risiko kecelakaan.

Selain melakukan penyekatan, petugas juga mengatur arus lalu lintas secara situasional dan memberikan edukasi kepada para pengemudi terkait pentingnya mematuhi aturan batas muatan dan dimensi kendaraan.

Baca Juga :  Ciptakan SDM Unggul dan Berkualitas Lewat Digitalisasi Pendidikan, Pemkab Muara Enim Kolaborasi Google For Education Indonesia

Upaya ini dinilai krusial dalam menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.

Kapolsek Sukarami, Alex Andrian, menegaskan bahwa kegiatan KRYD merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan di jalur arus balik.

“Kami ingin memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman. Penyekatan terhadap kendaraan ODOL ini menjadi salah satu upaya untuk mencegah kemacetan serta meminimalisir risiko kecelakaan di jalur utama,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa meskipun Operasi Ketupat telah berakhir, pihak kepolisian tetap hadir secara maksimal di lapangan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“KRYD menjadi instrumen penting bagi kami untuk memastikan kondisi tetap kondusif. Fokus pengamanan kami berada di titik-titik strategis, seperti Km 12, agar arus balik dapat berjalan tanpa hambatan berarti,” jelasnya.

Baca Juga :  Herman Deru Resmikan Groundbreaking Perbaikan Jalan Batu Kuning–Kurup untuk Percepat Mobilitas Warga OKU

Lebih lanjut, pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.

Warga diminta segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan, kecelakaan, atau situasi darurat melalui layanan Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.

Hingga saat ini, kondisi lalu lintas di kawasan Terminal Alang-Alang Lebar terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.

Arus kendaraan, baik yang masuk maupun keluar Kota Palembang, masih dapat dikendalikan dengan baik berkat pengawasan intensif petugas di lapangan.

Dengan langkah ini, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat selama periode arus balik Lebaran 2026. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *