Palembang, viralsumsel.com – Pelatih kepala Sumsel United, Nil Maizar, menegaskan bahwa seluruh sisa pertandingan di kompetisi Pegadaian Championship 2025/2026 akan diperlakukan sebagai partai final.
Pernyataan itu disampaikan dalam sesi tanya jawab usai laga mengalahkan Garudayakasa FC dengan skor 1-0 pada pekan ke-20, saat Sumsel United terus menjaga posisi di papan atas klasemen.
Menurut Nil, tidak ada lagi ruang untuk kehilangan poin. Setiap pertandingan memiliki nilai krusial dalam upaya timnya bersaing menuju promosi ke Liga 1.
“Sisa pertandingan ini semuanya final, tidak ada yang tidak final,” tegas Nil Maizar di hadapan awak media.
Lawan Sriwijaya FC Jadi Fokus Terdekat
Dalam waktu dekat, Sumsel United dijadwalkan menghadapi Sriwijaya FC pada pekan ke-21. Selain itu, setelah momen Lebaran, mereka juga akan bertemu Adhyaksa dan tim asal Persiraja Banda Aceh pada 4 April mendatang.
Nil menekankan bahwa seluruh laga tersebut memiliki bobot yang sama pentingnya. Ia tidak ingin para pemain lengah hanya karena berada dalam tren positif.
“Apalagi besok kita lawan Sriwijaya, kemudian setelah Lebaran lawan Adhyaksa dan Aceh. Semuanya final bagi kita,” ujarnya.
Bangun Kepercayaan dan Kedalaman Skuad
Menanggapi pertanyaan terkait strategi memanfaatkan sisa pertandingan, termasuk kemungkinan kembali mengandalkan Kahar Kalu sebagai “kartu truf”, Nil memilih menekankan pentingnya kepercayaan kepada seluruh pemain.
Bagi mantan pelatih tim nasional itu, kekuatan utama tim bukan hanya pada satu atau dua individu, melainkan pada kolektivitas dan rasa saling percaya.
“Kita harus percaya kepada semua pemain. Tidak boleh ada rasa tidak percaya. Itu yang paling penting,” katanya.
Nil juga menegaskan bahwa seluruh pemain harus siap dimainkan kapan saja, baik satu menit maupun penuh 90 menit. Filosofi tersebut sejalan dengan pernyataan Kahar Kalu yang sebelumnya menyebut semua pemain wajib siap dalam durasi berapa pun.
“Kita butuh semuanya. Tidak ada yang tidak dibutuhkan. Semua punya fungsi luar biasa untuk tim,” jelasnya.
Dengan pendekatan tersebut, tim pelatih bertekad merancang strategi terbaik agar Sumsel United tetap konsisten di papan atas hingga akhir musim. Target promosi ke Liga 1 pun tetap menjadi fokus utama. (bbs)







