BEKASI, viralsumsel.com – Adhyaksa FC Banten U19 menunjukkan mental juara dengan mencatatkan kemenangan dramatis saat menghadapi Sriwijaya FC U19 pada pekan keempat Grup D Elite Pro Academy Championship U19 2026.
Bermain di Lapangan 2 Akademi Sepak Bola Garudayaksa, Bekasi, Minggu (12/4), Adhyaksa bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menang telak 5-2.
Pertandingan berlangsung dengan tempo tinggi sejak menit awal. Sriwijaya FC U19 langsung tampil agresif dan mampu mencuri keunggulan cepat.
Gol pembuka dicetak oleh Ghimas Tiar Rifqi Rahman pada menit ke-18, sebelum keunggulan digandakan oleh Muhamad Emir Hasan lima menit berselang. Skor 2-0 membuat tim asal Sumatera Selatan berada di atas angin.
Namun, situasi tersebut tidak membuat Adhyaksa FC U19 kehilangan arah. Perlahan tapi pasti, mereka mulai menemukan ritme permainan.
Kebangkitan dimulai pada menit ke-28 lewat gol Randika Putra Firdaus yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah drastis. Adhyaksa FC U19 tampil dominan dan mengendalikan jalannya laga. Gol penyeimbang dicetak oleh Fa’iz Fauzan Adim, yang menjadi titik balik kebangkitan tim.
Tekanan terus dilancarkan hingga Yohanes Yapagaimu berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 pada menit ke-56. Tak berselang lama, Muhammad Islami Rasya memperlebar keunggulan menjadi 4-2, sekaligus membuat Sriwijaya FC U19 kesulitan bangkit.
Pesta gol Adhyaksa ditutup oleh Raghib Isyam Zachkayda melalui eksekusi penalti yang tenang pada menit ke-68, memastikan kemenangan meyakinkan 5-2.
Pelatih Adhyaksa FC U19, Mochammad Romlih, mengungkapkan bahwa kekuatan mental menjadi faktor utama di balik kemenangan timnya. Ia menilai para pemain mampu mengatasi tekanan dan tetap fokus untuk membalikkan keadaan.
Menurutnya, kemampuan mengelola emosi dan menjaga kepercayaan diri saat tertinggal menjadi nilai penting yang ditanamkan dalam filosofi tim. Hal itu terlihat jelas ketika para pemain tidak panik dan tetap bermain disiplin hingga akhirnya mampu membalikkan skor.
Meski demikian, Romlih tetap memberikan catatan evaluasi. Ia menyoroti efektivitas penyelesaian akhir yang masih perlu ditingkatkan, terutama di babak pertama saat sejumlah peluang belum mampu dikonversi menjadi gol.
Selain itu, faktor cuaca panas di Bekasi juga disebut memengaruhi kondisi fisik pemain. Ia menilai kelelahan cukup berdampak pada performa tim, khususnya dalam aspek finishing dan transisi serangan.
Kemenangan ini menjadi bekal berharga bagi Adhyaksa FC U19 dalam persaingan di Grup D. Tambahan tiga poin mengantarkan mereka ke puncak klasemen sementara dengan koleksi enam poin, sekaligus memperbesar peluang untuk melangkah ke fase berikutnya. (bbs)






