MEDAN, viralsumsel.com – Laga pekan ke-25 Pegadaian Championship 2025/2026 akan menghadirkan duel klasik antara PSMS Medan kontra Sriwijaya FC di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (19/4) pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Sriwijaya FC yang tengah mengalami periode sulit. Dari 24 pertandingan terakhir, performa tim asal Palembang tersebut menunjukkan tren negatif yang cukup mengkhawatirkan. Mereka lebih banyak menelan kekalahan dibandingkan meraih poin, bahkan beberapa di antaranya berakhir dengan skor mencolok.
Sriwijaya FC tercatat mengalami kekalahan telak seperti 0-7 dari FC Bekasi City, 0-5 dari Sumsel United, hingga kekalahan ekstrem 0-15 saat menghadapi Adhyaksa FC Banten. Selain itu, mereka juga beberapa kali kalah dengan skor besar dari PSPS Pekanbaru dan Persiraja Banda Aceh.
Tren negatif tersebut berlanjut hingga lima laga terakhir, di mana Sriwijaya FC kembali menelan kekalahan beruntun. Kondisi ini tentu menjadi tekanan besar menjelang laga tandang ke markas PSMS Medan.
Sebaliknya, PSMS Medan memiliki keunggulan dari sisi performa dan rekor pertemuan. Dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, PSMS mampu meraih empat kemenangan, termasuk kemenangan 3-1 pada pertemuan terakhir di Palembang pada Desember 2025.
Secara keseluruhan, PSMS Medan unggul dalam statistik head-to-head dengan koleksi lima kemenangan, sementara Sriwijaya FC hanya mencatat satu kemenangan, dan tiga laga lainnya berakhir imbang.
Bermain di hadapan publik sendiri menjadi keuntungan tambahan bagi PSMS. Dukungan suporter di Stadion Utama Sumatera Utara diperkirakan akan memberikan motivasi lebih bagi tim berjuluk Ayam Kinantan tersebut untuk mengamankan tiga poin.
Meski demikian, Sriwijaya FC tetap memiliki peluang untuk memberikan kejutan jika mampu memperbaiki performa, terutama dalam sektor pertahanan yang kerap menjadi titik lemah sepanjang musim ini.
Pertandingan ini diprediksi akan berjalan dengan tekanan tinggi, khususnya bagi Sriwijaya FC yang dituntut segera bangkit. Sementara itu, PSMS Medan berpeluang besar melanjutkan dominasi mereka atas rival regional tersebut. (bbs)






