PALEMBANG, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menyatakan komitmennya untuk segera mengimplementasikan program manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) guna meningkatkan kualitas birokrasi dan percepatan pelayanan publik.
Kesiapan tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen dengan Kepala Kantor Regional VII Badan Kepegawaian Negara, Heni Sri Wahyuni, di Kantor Perwakilan Muba di Palembang, Kamis (16/4/2026).
Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat terkait, di antaranya Asisten III Setda Muba RE Aidil Fitri, Kepala BKPSDM Muba Pathi Riduan, serta jajaran tim dari Regional VII BKN.
Dalam pemaparannya, Heni Sri Wahyuni menjelaskan bahwa manajemen talenta ASN merupakan bagian dari kebijakan nasional yang bertujuan meningkatkan efektivitas pembangunan melalui pengelolaan sumber daya manusia aparatur secara lebih terstruktur dan terukur.
Ia menekankan bahwa pendekatan ini berlandaskan sistem merit, yaitu penempatan ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, dan kinerja secara objektif dan transparan.
“Melalui sistem ini, setiap jabatan diisi oleh individu yang tepat sesuai kemampuan atau prinsip right man on the right place. Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan birokrasi yang profesional dan berdaya saing,” ujar Heni.
Menurutnya, meskipun belum menjadi kewajiban, penerapan manajemen talenta telah mendapat respons positif dari berbagai daerah karena dinilai mampu mendorong transformasi birokrasi yang lebih adaptif dan efektif.
Ia juga menegaskan bahwa kualitas ASN menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan daerah. Stabilitas dalam penempatan jabatan yang berbasis kinerja dinilai penting untuk menjaga kesinambungan program pemerintah.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Muba Abdur Rohman Husen menyambut baik inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan daerahnya untuk mengadopsi sistem merit secara konsisten.
“Kami memandang manajemen talenta sebagai kebutuhan mendesak. Pemerintah daerah memerlukan ASN yang profesional dan kompeten untuk mendukung jalannya roda pemerintahan secara optimal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan tidak terlepas dari ketepatan dalam menempatkan sumber daya manusia. Oleh karena itu, penerapan sistem berbasis kompetensi menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kinerja birokrasi.
Husen juga meyakini bahwa Bupati Muba M Toha Tohet akan memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program ini sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan yang baik.
Sementara itu, Asisten III Setda Muba RE Aidil Fitri berharap adanya pendampingan berkelanjutan dari BKN Regional VII, termasuk monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan.
“Kami membutuhkan dukungan teknis serta evaluasi berkala agar implementasi manajemen talenta ASN di Muba dapat berjalan efektif, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan langkah ini, Pemkab Muba optimistis dapat memperkuat sistem birokrasi yang profesional, transparan, dan berorientasi pada kinerja, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (dev)







