PALEMBANG, viralsumsel.com – Kebakaran hebat yang melanda permukiman di Jalan Lettu Karim Kadir, Waringin Darat, Gang Sedia, Kelurahan Karang Jaya, Kecamatan Gandus, beberapa waktu lalu menyisakan duka mendalam.
Lebih dari 20 rumah luluh lantak dilalap api, meninggalkan kerugian besar bagi warga, mulai dari harta benda, pakaian, hingga perlengkapan sekolah anak-anak.
Melihat kondisi tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang, Adrianus Amri, bergerak cepat. Ia menggandeng Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kota Palembang untuk menggalang bantuan khusus bagi anak-anak korban kebakaran agar mereka tetap bisa melanjutkan pendidikan.
Pada kunjungannya ke lokasi pengungsian sementara, Selasa (19/8/2025), Amri menyerahkan bantuan berupa seragam sekolah, sepatu, tas, hingga alat tulis. Kehadiran bantuan ini disambut penuh syukur oleh keluarga korban yang sedang berjuang memulai kembali kehidupan mereka.
“Bantuan ini kami berikan untuk memastikan anak-anak korban kebakaran tidak putus sekolah. Mereka harus tetap semangat belajar meski dalam kondisi sulit,” ujar Amri.
Dukungan Pendidikan Tetap Jalan
Tidak berhenti sampai di situ, Dinas Pendidikan Palembang juga menyiapkan langkah lanjutan. Amri memastikan bahwa dokumen penting para siswa, seperti ijazah dan rapor yang ikut terbakar, akan dicetak ulang agar mereka tidak mengalami hambatan administratif.
“Kami siap membantu, termasuk menerbitkan kembali ijazah dan rapor yang hilang dalam musibah ini. Anak-anak harus tetap bisa melanjutkan sekolah tanpa kendala,” tegasnya.
Harapan Bagi Anak-anak Korban
Kehadiran Amri dan rombongan disambut hangat oleh warga. Banyak orang tua korban merasa lega karena pendidikan anak mereka tetap menjadi perhatian pemerintah.
“Alhamdulillah, kami sangat terbantu. Anak-anak bisa kembali ke sekolah dengan perlengkapan baru. Mudah-mudahan mereka tetap semangat meski kehilangan rumah,” ungkap Yanti, salah satu warga korban kebakaran.
Bantuan ini menjadi bukti nyata bahwa pendidikan tetap menjadi prioritas meski di tengah bencana. Pemerintah Kota Palembang berharap langkah ini bisa menguatkan semangat para korban untuk bangkit, terutama generasi muda yang menjadi harapan masa depan. (nto)






