LAMONGAN, Viralsumsel.com – Persela Lamongan terus mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Salah satu fokus utama Laskar Joko Tingkir saat ini adalah menyelesaikan proses seleksi pemain sebelum komposisi skuad final ditetapkan.
Sebanyak 16 pemain masih berada dalam tahap seleksi akhir dan berpeluang memperkuat Persela pada musim baru. Namun, jumlah tersebut akan segera dipangkas menjadi 11 pemain setelah proses evaluasi yang dilakukan tim pelatih selama pemusatan latihan (TC) di Batu, Malang.
Pelatih Persela Lamongan, Bima Sakti, mengatakan para pemain tersebut telah melewati beberapa tahapan seleksi dan kini memasuki fase penentuan. TC di Batu menjadi kesempatan terakhir bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka sebelum keputusan akhir dibuat.
“Ini menjadi penentuan apakah mereka masuk skuad atau tidak,” ujar Bima Sakti.
Menurutnya, tim pelatih akan melihat berbagai aspek dalam menentukan pemain yang dipertahankan. Tidak hanya kemampuan teknis di lapangan, tetapi juga kondisi fisik, mental bertanding, serta kemampuan pemain dalam menjalankan instruksi permainan yang diinginkan tim.
Kondisi Fisik Pemain Jadi Perhatian Utama
Selain menyelesaikan seleksi pemain, Persela juga memberikan perhatian besar terhadap kondisi fisik para pemain. Bima Sakti menyebut hasil tes fisik awal yang dilakukan skuadnya menunjukkan perkembangan yang cukup positif.
Menurut mantan pelatih Timnas Indonesia U-17 tersebut, para pemain menunjukkan kesiapan yang baik meski sebagian dari mereka memiliki kondisi berbeda ketika bergabung bersama tim.
Bima mencontohkan pemain asing asal Brasil yang baru tiba setelah menempuh perjalanan panjang tetap mampu menjalani program latihan dengan baik tanpa mengalami penurunan kondisi fisik yang signifikan.
“Meski pemain asing baru datang dari Brasil dan menempuh perjalanan jauh, fisiknya tidak drop,” jelas Bima.
Hal serupa juga terlihat dari para pemain lokal. Jeda waktu kompetisi ternyata tidak membuat kondisi fisik mereka mengalami penurunan drastis. Menurut Bima, hal tersebut tidak lepas dari kesadaran pemain untuk tetap menjaga kebugaran secara mandiri.
“Para pemain memiliki kesadaran untuk menjaga kondisi fisik. Semoga selama di Batu ini, kondisi fisik bisa berkembang dengan baik,” katanya.
Belum Fokus Uji Coba
Meski persiapan terus berjalan, Bima Sakti mengaku belum memprioritaskan agenda pertandingan uji coba dalam waktu dekat. Fokus utama tim saat ini masih diarahkan pada peningkatan kondisi fisik pemain.
Tim pelatih ingin memastikan seluruh pemain berada dalam level kebugaran yang ideal sebelum masuk ke tahapan latihan berikutnya, termasuk penerapan strategi dan simulasi pertandingan.
Bima juga memastikan tes fisik lanjutan akan kembali dilakukan menjelang kompetisi dimulai. Evaluasi tersebut diperlukan untuk mengetahui perkembangan pemain setelah menjalani program latihan intensif.
“Nanti kami akan kembali melakukan tes fisik lagi sebelum kompetisi,” ungkapnya.
Dengan proses seleksi yang semakin mengerucut dan kondisi fisik pemain yang terus meningkat, Persela Lamongan berharap dapat membentuk skuad terbaik untuk menghadapi musim 2026/2027.
TC di Batu menjadi momentum penting bagi para pemain seleksi untuk membuktikan kualitas mereka. Sebab, dari 16 nama yang bersaing, hanya 11 pemain yang nantinya akan mendapatkan kesempatan bergabung dalam skuad final Laskar Joko Tingkir. (bbs/ion)






