Banyuasin, Viralsumsel.com – Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Banyuasin, Ainul Ichsan, S.IP menekankan pentingnya pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) yang tetap berpedoman pada aturan organisasi, namun dilaksanakan secara sederhana dan efektif.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Muscam VII PK KNPI Rambutan yang digelar di Kantor Desa Sungai Dua, Kamis (12/2/2026). Ia menilai, forum Muscam merupakan mekanisme konstitusional yang wajib dilaksanakan guna memastikan keberlangsungan roda organisasi tetap berjalan sesuai AD/ART.
“Ya, hari ini diadakan Muscam PK KNPI Rambutan berjalan lancar dan sukses.” Ucapnya
Lebih lanjut ia menegaskan pentingnya dilakukan Musyawarah Kecamatan sperti ini agar tidak melanggar Ad/art yang dan menimbulkan kesan tidak baik bagi organisasi.
“Muscam dilakukan sejalan dengan aturan agar tidak tumpang tindih dan kiranya PK-PK kecamatan lain juga mengadakan Musyawarah Kecamatan sederhana mungkin,” Tukasnya.
Menurut Ainul Ichsan, kesederhanaan dalam pelaksanaan Muscam bukan berarti mengurangi substansi forum, melainkan bentuk kedewasaan organisasi dalam mengedepankan efisiensi tanpa mengabaikan aturan. Ia berharap seluruh Pengurus Kecamatan KNPI di Banyuasin segera melaksanakan Muscam agar tidak terjadi kekosongan kepemimpinan maupun tumpang tindih kepengurusan.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengapresiasi jalannya Muscam VII PK KNPI Rambutan yang berlangsung tertib dan menghasilkan keputusan secara aklamasi.
Lebih lanjut Bung Ichsan juga mengucapkan selamat kepada Hartomi yang telah terpilih Aklamasi sebagai Ketua PK KNPI Rambutan.
“Selamat untuk Pak Kades Desa Sungai Dua Hartomi yang resmi menjadi Ketua PK KNPI Rambutan Periode 2026-2028,” Ujarnya
Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat konsolidasi pemuda di tingkat kecamatan.
Bagi DPD KNPI Banyuasin, Muscam merupakan bagian dari komitmen menjaga marwah organisasi agar tetap solid, tertib administrasi, dan berorientasi pada penguatan peran pemuda dalam pembangunan daerah.







