PALEMBANG, viralsumsel.com – Kabar duka datang dari jajaran penyelenggara pemilu di Sumatera Selatan. Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sumatera Selatan, Kurniawan Azhari, dikabarkan meninggal dunia pada Senin (3/11/2025) sekitar pukul 10.00 WIB di RSUP Dr. Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang.
Kabar berpulangnya Kurniawan Azhari dibenarkan oleh Ketua Bawaslu Kota Palembang, Khairil Anwar Simatupang, yang mengonfirmasi bahwa almarhum telah wafat setelah beberapa hari menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun. Telah berpulang ke rahmatullah Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Bapak Kurniawan Azhari, pada pukul 10.00 WIB di RSMH Palembang. Semoga beliau husnul khotimah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Khairil dengan nada haru.
Menurut Khairil, almarhum Kurniawan Azhari memang sudah dirawat di rumah sakit sejak sepekan terakhir karena kondisi kesehatan yang menurun. Hingga kini, jenazah masih berada di RSMH Palembang, sementara pihak keluarga bersama jajaran Bawaslu tengah menunggu keputusan terkait waktu dan lokasi pemakaman.
Kabar duka ini juga disampaikan secara resmi melalui unggahan di akun Instagram @bawaslu.sumsel. Dalam postingan tersebut, keluarga besar Bawaslu Sumatera Selatan menyampaikan rasa duka cita mendalam atas kepergian sang ketua yang dikenal sebagai sosok berdedikasi tinggi, tegas, dan berintegritas dalam menjalankan tugas pengawasan pemilu di daerah.
“Selamat jalan Ketua kami tercinta, Bapak Kurniawan Azhari. Terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan untuk demokrasi di Sumatera Selatan. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta keikhlasan,” tulis akun resmi Bawaslu Sumsel.
Kurniawan Azhari dikenal luas di kalangan penyelenggara pemilu sebagai figur yang ramah, profesional, dan berkomitmen kuat terhadap tegaknya demokrasi yang bersih dan berkeadilan. Di bawah kepemimpinannya, Bawaslu Sumsel aktif mengawal berbagai tahapan pemilu dan terus memperkuat sinergi antara pengawas, peserta, dan masyarakat.
Berpulangnya Kurniawan Azhari menjadi kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga besar Bawaslu, tetapi juga bagi masyarakat Sumatera Selatan yang mengenal beliau sebagai sosok yang berintegritas dan menginspirasi. (bbs)







