Gaji Tertunggak Berbulan-bulan, Budi Sudarsono Siap Tinggalkan Sriwijaya FC

PALEMBANG, viralsumsel.com — Krisis finansial yang membelit Sriwijaya FC kian menunjukkan dampak serius terhadap stabilitas tim.

Klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan itu kini berada di titik kritis setelah gelombang eksodus pemain terus terjadi tanpa kepastian penyelesaian.

Situasi ini bahkan memicu reaksi tegas dari pelatih kepala Budi Sudarsono, yang menyatakan siap mengundurkan diri apabila hak finansialnya bersama para pemain tidak segera dituntaskan.

Ancaman mundur tersebut disampaikan Budi Sudarsono menyusul hengkangnya sejumlah pemain utama Sriwijaya FC menjelang laga pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26. Ia menilai, kondisi yang dialami tim sudah tidak ideal untuk menjalani kompetisi profesional.

“Kalau memang tidak ada kejelasan pembayaran, rencananya saya juga akan mundur,” ujar Budi Sudarsono, Selasa (13/1/2026), menanggapi situasi yang semakin sulit di tubuh Laskar Wong Kito.

Baca Juga :  Makna Natal bagi Patrick Cruz, Sumber Kekuatan Penyerang Kendal Tornado FC

Masalah utama yang menjadi pemicu krisis ini adalah keterlambatan pembayaran gaji pemain dan jajaran pelatih yang disebut telah berlangsung hampir empat bulan.

Kondisi tersebut membuat banyak pemain memilih angkat kaki demi mencari kepastian karier dan kesejahteraan di klub lain. Satu per satu penggawa meninggalkan Palembang, meninggalkan kekosongan besar dalam skuad Sriwijaya FC.

Informasi yang beredar menyebutkan, saat ini Sriwijaya FC hanya menyisakan sekitar 15 pemain aktif, jumlah yang sangat minim untuk mengarungi kompetisi Pegadaian Championship dengan jadwal pertandingan yang padat dan tuntutan fisik tinggi. Situasi ini membuat persiapan tim jauh dari kata ideal dan berpotensi berdampak pada performa di lapangan.

Budi Sudarsono mengaku berada dalam posisi dilematis. Di satu sisi, ia masih memiliki komitmen untuk mempertahankan tim dan menjaga semangat para pemain yang tersisa. Namun di sisi lain, ia juga harus bersikap realistis melihat kondisi finansial yang tak kunjung membaik.

Baca Juga :  Empat Laga Tanpa Kekalahan Jadi Modal Sumsel United Tantang Adhyaksa FC Banten

Krisis ini turut memicu keprihatinan luas dari para suporter Sriwijaya FC. Klub yang pernah berjaya di kancah sepak bola nasional itu kini justru terancam kolaps akibat persoalan manajerial. Jika tidak ada langkah cepat dan konkret dari manajemen, bukan tidak mungkin ancaman mundurnya pelatih kepala menjadi kenyataan dan memperparah kondisi tim.

Hingga berita ini diturunkan, manajemen Sriwijaya FC belum memberikan pernyataan resmi terkait kepastian pembayaran gaji maupun langkah strategis penyelamatan klub. Publik Sumatera Selatan berharap ada solusi nyata agar Laskar Wong Kito tetap bertahan dan tidak semakin terpuruk di tengah kompetisi. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *