PALEMBANG, viralsumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menghadiri kegiatan Yatim Fest 2026 yang digelar di kawasan Rambang Semesta, Minggu (8/3/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Herman Deru didampingi Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia Ratu Tenny Leriva.
Kegiatan sosial dan keagamaan ini diikuti sekitar 1.200 anak yatim dhuafa penghafal Al-Qur’an yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Palembang dan sekitarnya, baik dari lingkungan keluarga maupun dari berbagai panti asuhan.
Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menekankan pentingnya menanamkan nilai kepedulian dan semangat berbagi sejak usia dini kepada anak-anak, khususnya anak yatim. Menurutnya, pembentukan karakter yang kuat sejak kecil akan membantu mereka tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa Indonesia akan memasuki fase bonus demografi pada tahun 2045, di mana sebagian besar penduduk berada pada usia produktif.
“Pada tahun 2045 nanti, sekitar 67 persen penduduk Indonesia berada dalam usia produktif. Mereka yang saat ini masih anak-anak akan menjadi bagian dari generasi tersebut. Karena itu, sejak sekarang harus dipersiapkan secara fisik, mental, dan kompetensi agar mampu bersaing,” ujar Herman Deru.
Lebih lanjut, Herman Deru mengajak para anak yatim untuk mempersiapkan diri menjadi generasi yang tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi orang lain di masa depan.
“Saya ingin anak-anak yatim kelak tumbuh menjadi pribadi yang selalu memberi kepada sesama. Nilai itu harus mulai ditanamkan sejak dini,” katanya.
Ia juga menyoroti peran penting para ustaz dan ustazah dalam membimbing serta mendidik anak-anak tersebut agar tumbuh menjadi generasi yang berilmu dan berakhlak.
Selain itu, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada para pengasuh panti asuhan, guru, serta para donatur yang telah memberikan perhatian dan dukungan bagi anak-anak yatim.
Menurutnya, kegiatan Yatim Fest merupakan sebuah gagasan positif karena mampu mempertemukan ratusan hingga ribuan anak yatim dalam satu kegiatan yang penuh dengan nilai kebersamaan, silaturahmi, dan kepedulian sosial.
“Saya mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim,” pungkasnya. (bbs)







