Herman Deru Lepas Kafilah MTQ Sumsel ke Semarang, Target Tembus Tiga Besar Nasional

PALEMBANG, viralsumsel.com – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru secara resmi melepas Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Sumsel yang akan berlaga pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pelepasan Kafilah MTQ Sumsel tersebut berlangsung di Griya Agung, Palembang, Kamis (10/9/2026). Sebanyak 95 orang diberangkatkan untuk membawa nama Sumatera Selatan dalam ajang MTQ tingkat nasional tersebut.

Dari jumlah tersebut, terdiri dari 56 peserta, 12 pelatih dan 27 pendamping. Seluruh anggota kafilah diharapkan mampu menjaga kekompakan sekaligus memberikan penampilan terbaik selama mengikuti rangkaian perlombaan.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru memberikan motivasi kepada para peserta. Ia meminta seluruh kafilah tidak hanya mempersiapkan kemampuan teknis, tetapi juga menjaga kondisi fisik, mental dan kekompakan tim.

Menurut Herman Deru, Sumatera Selatan memiliki kehidupan keagamaan yang kuat. Kondisi tersebut menjadi modal penting untuk terus mempertahankan citra Sumsel sebagai salah satu provinsi yang religius.

Ia menilai predikat tersebut harus dibuktikan melalui berbagai hal, termasuk pencapaian dalam bidang keagamaan. Karena itu, perjuangan para qari dan qariah Sumsel di MTQ Nasional menjadi bagian penting dalam menjaga nama baik daerah.

Herman Deru juga mengingat kembali komitmennya untuk mengembalikan kejayaan Sumsel dalam ajang MTQ Nasional. Bahkan, menurutnya, keinginan tersebut telah menjadi bagian dari visi yang dibawanya sejak masa kampanye pada 2017.

Sumsel, kata Herman Deru, pernah mencatat prestasi dengan masuk dalam jajaran 10 besar MTQ Nasional pada 2006. Namun, setelah itu prestasi tersebut mengalami penurunan sehingga diperlukan upaya bersama untuk mengembalikan posisi Sumsel.

Baca Juga :  Bertambah 5 Positif Covid-19 di Muba, Sekayu Masih Zona Merah

Komitmen tersebut kemudian diperkuat melalui berbagai program keagamaan. Salah satunya adalah gerakan pembangunan rumah tahfiz yang didorong melalui program satu desa satu rumah tahfiz.

Herman Deru mengatakan, setelah mendapat kepercayaan memimpin Sumsel, konsolidasi untuk memperkuat program tersebut langsung dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak dan organisasi.

Menurutnya, program tersebut kemudian menunjukkan perkembangan signifikan. Bahkan, pada tahun kedua pelaksanaannya capaian program telah mendekati target yang ditetapkan. Memasuki tahun berikutnya, dukungan dari berbagai organisasi membuat program tersebut berkembang lebih luas.

Upaya memperkuat pembinaan keagamaan tersebut dinilai turut berkontribusi terhadap peningkatan prestasi Sumsel pada MTQ Nasional. Pada MTQ Nasional 2021, Sumsel berhasil kembali menembus 10 besar dengan berada di peringkat kedelapan.

Capaian itu menjadi dasar optimisme untuk memasang target lebih tinggi pada MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Herman Deru bahkan mendorong Kafilah Sumsel untuk berjuang menembus posisi tiga besar nasional.

Untuk mencapai target tersebut, ia mengingatkan para peserta agar tidak menganggap target sebagai beban. Sebaliknya, target tiga besar harus menjadi pemacu semangat agar seluruh anggota kafilah tampil lebih percaya diri.

Herman Deru secara khusus menyoroti pentingnya menjaga stamina para qari dan qariah. Kondisi fisik dan kualitas vokal harus dipelihara sejak keberangkatan hingga seluruh rangkaian perlombaan selesai.

Baca Juga :  Catat Syaratnya, Hajatan di Lubuklinggau Diperbolehkan Mulai 1 Agustus 2020 

Selain itu, kekompakan tim juga menjadi perhatian. Ia meminta para pelatih dan pendamping memberikan perhatian terhadap berbagai kebutuhan peserta, termasuk hal-hal kecil yang dapat memengaruhi kesiapan mereka ketika tampil.

Dukungan pemerintah juga disiapkan sebagai bentuk apresiasi terhadap perjuangan Kafilah MTQ Sumsel. Herman Deru memastikan peserta yang berhasil meraih prestasi akan mendapatkan bonus, dengan nilai minimal seperti penghargaan pada pelaksanaan sebelumnya.

Ia berharap dukungan tersebut semakin memberikan motivasi kepada para peserta untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya.

Herman Deru juga berpesan agar para qari dan qariah menjaga kesehatan serta menghindari berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu kualitas suara. Menurutnya, kondisi pita suara menjadi salah satu faktor penting yang harus mendapat perhatian selama mengikuti kompetisi.

Lebih jauh, Herman Deru meminta seluruh anggota kafilah membawa karakter masyarakat Sumsel yang ramah dan berkualitas selama berada di Semarang. Tidak hanya prestasi, sikap dan perilaku juga harus mencerminkan nama baik daerah.

Dengan persiapan yang dilakukan, pengalaman pada MTQ sebelumnya, serta dukungan pembinaan keagamaan yang terus diperkuat, Herman Deru optimistis Kafilah MTQ Sumsel mampu memberikan kejutan pada MTQ Nasional XXXI.

Ia pun berharap perjuangan 56 peserta yang didukung para pelatih dan pendamping dapat menghasilkan prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Sumatera Selatan di tingkat nasional.

“Targetnya harus tiga besar,” menjadi penegasan Herman Deru kepada seluruh Kafilah MTQ Sumsel sebelum bertolak menuju Semarang. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *