Jelang Hadapi Persiraja, Presiden Klub Sumsel United Cik Ujang Pantau Latihan dan Beri Motivasi Pemain

Palembang, viralsumsel.com – Menjelang keberangkatan ke Nangroe Aceh Darussalam untuk menghadapi Persiraja Banda Aceh pada laga pekan kesebelas Pegadaian Championship 2025/26, Presiden Klub Sumsel United, Cik Ujang, meninjau langsung sesi latihan tim di Lapangan Baseball Jakabaring Sport City (JSC), Sabtu (15/12) pagi.

Rombongan Laskar Juaro dijadwalkan bertolak pada Minggu (16/11), sebelum menjalani laga tandang penting pada Selasa (18/11). Pertandingan ini menjadi momentum bagi Sumsel United untuk melanjutkan tren positif usai meraih dua kemenangan beruntun.

Meski kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih, Cik Ujang mengaku tetap memaksakan diri hadir guna memberikan dukungan moral bagi pemain dan staf pelatih.

“Saya sengaja datang hari ini, meskipun masih kurang sehat. Kemarin tidak bisa hadir karena kondisi badan tidak memungkinkan. Tapi saya tetap ingin melihat langsung bagaimana persiapan tim sebelum berangkat ke Aceh,” ujarnya.

Baca Juga :  Pantau Pilkades Serentak, Cik Ujang : Jangan Ada Indikasi Kecurangan

Pada kesempatan itu, Cik Ujang memberikan instruksi khusus kepada jajaran pelatih untuk terus menjaga motivasi pemain, sekaligus meminta tim medis memastikan seluruh pemain berada dalam kondisi bugar agar bisa tampil optimal di setiap laga.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada staf pelatih, pemain, dan ofisial tim atas performa gemilang dalam dua laga terakhir melawan Garudayaksa FC dan Persikad Depok, di mana Sumsel United berhasil meraih kemenangan meski sempat bermain dengan 10 pemain.

“Rasanya bangga dan bahagia melihat tim menang dalam kondisi tidak mudah. Apalagi Garudayaksa FC merupakan satu-satunya tim yang sebelumnya belum pernah kalah,” ungkapnya.

Cik Ujang berpesan agar para pemain tetap menjunjung tinggi sportivitas, menjaga kesehatan, serta menampilkan permainan terbaik tanpa terpancing emosi atau balas dendam.

Baca Juga :  KMP Bumara FC Incar Juara Liga 3

“Saya selalu tekankan bahwa sepak bola harus dijalankan dengan sportif. Jika ada pelanggaran atau kejadian di lapangan, jangan saling membalas. Kalau kita ingin sepak bola Indonesia maju, karakter pemain harus dijaga,” tegasnya.

Ia pun menambahkan bahwa kesalahan teknis atau pelanggaran dalam pertandingan kadang terjadi karena kondisi lelah atau strategi permainan. Karena itu, pemain Sumsel United diminta tetap rendah hati.

“Kalau terjadi kontak atau pelanggaran tidak sengaja, segera minta maaf. Jangan ada dendam. Fokus kita bagaimana bisa pulang dari Aceh dengan selamat dan membawa kemenangan,” tutupnya.

Sumsel United kini berada dalam motivasi tinggi untuk melanjutkan tren positif, sekaligus menjaga posisi di klasemen saat kompetisi memasuki paruh pertama musim. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *