PALEMBANG, viralsumsel.com â Di tengah situasi sulit yang membelit Sriwijaya FC akibat krisis finansial, secercah harapan muncul bagi talenta lokal Sumatera Selatan.
Laskar Wong Kito yang kini berada di posisi genting menjelang lanjutan Pegadaian Championship 2025/26 mulai memberi ruang bagi pemain putra daerah untuk tampil membela klub kebanggaan masyarakat Sumsel.
Krisis keuangan yang belum menemukan solusi membuat Sriwijaya FC kehilangan banyak pemain utama. Satu per satu penggawa Elang Andalas memilih hengkang karena persoalan gaji yang tak kunjung tuntas. Kondisi tersebut praktis meninggalkan lubang besar dalam komposisi tim, baik dari sisi kedalaman skuad maupun stabilitas permainan.
Namun, di balik keterpurukan tersebut, peluang emas justru terbuka bagi pemain lokal. Setidaknya ada empat pemain putra daerah yang siap diproyeksikan memperkuat Sriwijaya FC pada laga pekan ke-16 Pegadaian Championship 2025/26 melawan FC Bekasi City.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat, 16 Januari 2026 malam pukul 19.00 WIB.
Keempat pemain tersebut adalah M Arsy Pratama asal Maskarebet, Roby Andyka dari Gandus, Tyak atau Dwi Setiawan asal Belitang, serta Asep Suherman yang berasal dari Lampung. Mereka telah resmi didaftarkan untuk memperkuat Sriwijaya FC pada putaran kedua kompetisi musim ini.
Meski belum sepenuhnya bergabung dengan skuad utama yang saat ini berada di Bekasi, keempat pemain tersebut tinggal menunggu arahan lanjutan dari manajemen untuk segera merapat dan mengikuti persiapan tim.
Manajer Sriwijaya FC Eko Saputro memastikan bahwa peluang para pemain muda tersebut untuk tampil terbuka lebar. Ia menegaskan, situasi tim saat ini menuntut semua elemen untuk siap berkontribusi, termasuk pemain lokal yang memiliki semangat dan kecintaan terhadap klub.
âInsya Allah sudah bisa. Peluang mereka sangat besar,â ujar Eko Saputro, yang akrab disapa Pak Eko.
Menurutnya, kehadiran talenta lokal bukan hanya menjadi solusi jangka pendek di tengah krisis pemain, tetapi juga bagian dari komitmen Sriwijaya FC untuk memberikan kesempatan bagi putra daerah menunjukkan kualitasnya di level kompetisi profesional.
Langkah ini sekaligus menjadi angin segar bagi sepak bola Sumatera Selatan. Selain menghemat biaya operasional, kepercayaan kepada pemain lokal diharapkan mampu membangkitkan semangat juang tim dan memperkuat ikatan emosional antara klub dan pendukungnya.
Laga melawan FC Bekasi City pun diprediksi menjadi momen penting, bukan hanya bagi perjalanan Sriwijaya FC di Pegadaian Championship, tetapi juga sebagai panggung pembuktian bagi talenta-talenta muda Sumsel yang siap menjawab kepercayaan dan tantangan besar di tengah badai krisis. (bbs)









