Iklan Palembang Kota Iklan Pemkab Muba
AA (29), warga Desa Kuala 12 Kecamatan Tulung Selapan, tersangka pelaku penusukan korban Artoni (51) Kepala Desa Kuala 12 di Masjid Al Muhajirin hingga tewas saat jumpa pers, Minggu (31/7/2022). Foto : viralsumsel.com/fir
AA (29), warga Desa Kuala 12 Kecamatan Tulung Selapan, tersangka pelaku penusukan korban Artoni (51) Kepala Desa Kuala 12 di Masjid Al Muhajirin hingga tewas saat jumpa pers, Minggu (31/7/2022). Foto : viralsumsel.com/fir

Kades Kuala 12 OKI Ditusuk Hingga Tewas saat Wudhu

viralsumsel.com, KAYUAGUNG – Dendam karena dituduh mencuri mesin speedboat milik Kades Rantau Lurus Kecamatan Tulung Selapan pada 2018 lalu.  Membuat AA (29), warga Desa Kuala Dua Belas (12), Kecamatan  Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) tega menikam korban Artoni (51) Kepala Desa Kuala 12 Kecamatan Tulung Selapan sebanyak 4 kali saat tengah wudhu di masjid Al Muhajirin untuk salat maghrib hingga tewas.

Pelaku, AA mengaku, sengaja membiarkan korban dalam sungai dekat tempat wudhu untuk menunggu  apakah ada keluarga  korban yang akan datang langsung  menolong. Rupanya tidak ada keluarga yanga datang. “Saat itu hanya ada saksi Rizal dan Rio Rivaldo,” terangnya dalam keterangan pers, Minggu (31/7/2022).

Ia pun setelah menusuk korban Artoni langsung lari ke  rumahnya yang tidak jauh dari TKP. Sebenarnya penusukan ini dilakukan saat melihat korban melintas di depan rumahnya. Saat itu dengan tatapan sinis korban memandangnya dari situ ia lalu mengambil pisau dapur di rumahnya dan melihat korban yang tengah berwudhu.

Baca Juga :   KPK Periksa Mahasiswi Sebagai Saksi Tersangka Bupati Muba Non Aktif Dodi Reza

Kapolres OKI,  AKBP Diliyanto  SIK SH MH melalui Kasatreskrim, AKP Jatrat Tunggal didampingi Kapolsek Tulung Selapan, AKP Firmansyah menjelaskan, pelaku saat itu langsung diamankan karena takut di massa warga.

Kalau dari keterangan pelaku ia dendam dengan korban soal pemberitaan yang simpang siur mengabarkan pelaku ODGJ ataupun sakau itu tidak benar. “Saat kami periksa ia menjawab dengan benar dan tes urinnya juga negatif,” terangnya, Minggu (31/7/2022).

Biasa istilah sakau kalau dalam warga Tulung Selapan itu disamakan seperti linglung. Sebelum  menusuk korban pelaku sempat bersembunyi dibalik tedmon tak lama dari situ langsung  menghujamkan pisaunya kepada korban dan mengalami luka lengan tangan sebelah kiri panjang 5cm lebar 1 cm kedalaman 4cm.

Luka pada tangan kiri tepat pada siku lebar 0,5cm, panjang 4cm kedalaman 1cm. Luka pada perut  kiri bawa ukuran 15 cm, lebar 0,5 disertai usus dan lemak jaringan keluar dari rongga perut. Terkahir luka pada pinggang ukuran panjang 3,5cm, lebar 0,5 cm dan kedalaman 3cm.

Baca Juga :   Polda Sumsel Bakal Tindak Tegas Masyarakat yang Rayakan Pergantian Tahun Timbulkan Kerumunan

“Pelaku kami kenakan pembunuhan berencana pasal 340 KUHP dengan ancaman hukuman  mati atau penjara seumur hidup. Kejadian Jumat (29/7/2022) pukul 18.11 WIB,” terang dia.

Barang yang berhasil diamankan sebilah pisau dapur, 1 helai baju gamis warna hijau milik korban dan 1 buah celana panjang. Nah sejak itu ia merasa korban sering mengejeknya hingga akhirnya ia pergi ke Bangka dan baru pulang lagi ke desanya 2 bulan lalu. Ia mengetahui  kalau korban meninggal dan mengaku menyesal.

Pelaku , AA mengaku,memang dendam dengan korban apalagi saat melihat  korban lewat di depan rumahnya saat hari sebelum kejadian dengan tatapan sinis. “Saya langsung ambil pisau di dapur dan menikam korban,” tandasnya. (fir)

About Redaksi Viral Sumsel

Check Also

Tersangka pencurian sepeda motor, S warga Karang Anyar, OKU Timur diciduk polisi diamankan di Mapolsek Lempuing OKU, Senin (1/8/2022). Foto : viralsumsel.com/fir

Ngaku Baru Pertama, Curi Motor di Ponpes Bumi Agung Lempuing

viralsumsel.com, KAYUAGUNG – Baru pertama kali mencuri motor Yamaha putih list biru BG4042 VK milik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *