Iklan Pemprov Sumsel
Starting eleven Muba Babel Babel United. Foto : ig mbu
Starting eleven Muba Babel Babel United. Foto : ig mbu

Kalah Lagi, Muba Babel United Semakin Terbenam di Dasar Klasemen

PALEMBANG – Muba Babel United kembali menelan kekalahan. Laskar Ranggonang –julukan Muba Babel United- dipaksa menyerah Semen Padang FC dengan skor tipis 0-1 (0-0) dalam laga keempat Babak Penyisihan Grup A Putaran Pertama Liga 2 Indonesia 2021 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Rabu (20/10/2021) malam.

Gol Semen Padang diciptakan Mario Abeikop pada menit 50. Dalam laga tersebut klub kebanggaan masyarakat Muba ini harus bermain tampa pelatih kepala Sasi Kirono setelah diusir wasit pada menit 58.

Ini merupakan kekalahan ketiga MBU –singkatan Muba Babel United- dari empat laga yang dijalani. Sisanya Engelbert Sani dak kawan-kawan satu kali imbang dan belum pernah meraih kemenangan.

Baca Juga :   Hadiah Juara Liga 2 Rp 500 Juta, Ini Jumlah Subsidi yang Diterima Sriwijaya FC Jika Sampai ke Final

Dua kekalahan lain didapat dari Sriwijaya FC dengan skor 0-1 pada pekan pertama, Rabu (6/10/2021) dan atas PSMS Medan dengan kedudukan 0-1 pada pekan kedua Senin (11/10/2021). Sedangkan hasil imbang didapat atas KS Tiga Naga dengan skor 1-1 pada pekan ketiga, Jumat (15/10/2021).

Kelalahan tersebut membuat anak asuh Sasi Kirono makin terbenam di dasar klasemen sementara dengan haya meraih satu poin. Sementara tambahan tiga poin tidak membuat Semen Padang naik peringkat atau tetap berada di posisi tiga klasemen sementara dengan koleksi 5 poin.

Dengan hasil ini langkah MBU semakin berat untuk untuk lepas dari jerat degradasi. Kecuali pada laga-laga selanjutnya mampu bangkit dan terus meraih hasil positif. (dev)

About Redaksi Viral Sumsel

Check Also

Sumbang 2 Perunggu, 4 Pesilat PALI Masih Memperebutkan Emas

VIRALSUMSEL.COM, Gumawang – Cabang Olahraga (Cabor) Pencak Silat Kontingen Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *