Lamine Yamal Masuk Daftar Elite, Ini Deretan Pemain Termuda yang Pernah Juara Piala Dunia

VIRALSUMSEL.COM – Kesuksesan Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan trofi bergengsi bagi La Roja, tetapi juga melahirkan catatan sejarah baru bagi salah satu bintang mudanya, Lamine Yamal.

Pemain sayap Barcelona tersebut resmi masuk dalam daftar pemain termuda yang pernah memenangkan Piala Dunia FIFA setelah membantu Spanyol mengalahkan Argentina 1-0 pada partai final di Meadowlands Stadium, East Rutherford, Amerika Serikat.

Saat mengangkat trofi juara dunia, Lamine Yamal tercatat berusia 19 tahun dan 6 hari. Usia tersebut membuatnya langsung menempati posisi kelima dalam daftar pemain termuda yang pernah menjadi juara dunia sepanjang sejarah turnamen.

Yamal sejajar dengan legenda Brasil, Coutinho, yang juga berusia 19 tahun dan 6 hari ketika menjadi bagian dari skuad juara Brasil pada Piala Dunia 1962 di Cile.

Meski demikian, posisi teratas daftar ini masih menjadi milik legenda sepak bola dunia, Pele. Ikon Brasil itu mencetak sejarah luar biasa ketika membawa negaranya menjadi juara Piala Dunia 1958 di Swedia pada usia 17 tahun 249 hari.

Baca Juga :  Persiba Balikpapan Tumbang di Kandang, Nasuha: Kami Kecolongan Karena Hilang Fokus

Pada turnamen tersebut, Pele tampil fenomenal dengan mencetak enam gol dari empat pertandingan, termasuk dua gol saat Brasil mengalahkan Swedia 5-2 pada laga final.

Posisi kedua ditempati Ronaldo Nazario. Meski tidak tampil satu menit pun di Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, Ronaldo tetap tercatat sebagai anggota skuad Brasil yang meraih gelar juara dunia saat berusia 17 tahun 298 hari.

Sementara posisi ketiga menjadi milik Giuseppe Bergomi. Bek Italia itu membantu Gli Azzurri menjuarai Piala Dunia 1982 di Spanyol ketika masih berusia 18 tahun 174 hari.

Keberhasilan Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026 juga membawa nama Pau Cubarsi masuk dalam daftar elite tersebut. Bek tengah muda La Roja itu berada di posisi ketujuh setelah mengangkat trofi pada usia 19 tahun 178 hari.

Pencapaian Yamal dan Cubarsi menjadi bukti keberhasilan regenerasi sepak bola Spanyol. Keduanya tampil konsisten sepanjang turnamen dan menjadi bagian penting dalam perjalanan La Roja menuju gelar dunia kedua sepanjang sejarah.

Baca Juga :  Cremonese Tumbang dari Bologna, Emil Audero Tampil Sibuk di Bawah Mistar

Yamal sendiri mencatatkan delapan penampilan selama Piala Dunia 2026 dan menyumbangkan satu gol penting bagi Spanyol. Meski masih berusia belia, kontribusinya sudah menunjukkan kualitas seorang pemain kelas dunia.

Di bawah mereka terdapat nama-nama besar lain yang kemudian menjelma menjadi legenda sepak bola dunia, seperti Kylian Mbappe, Kaka, Thierry Henry, David Trezeguet hingga Julian Draxler.

Masuknya Lamine Yamal ke dalam daftar eksklusif ini semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu talenta terbaik generasi baru sepak bola dunia. Dengan usia yang masih sangat muda, peluang untuk menambah koleksi prestasi di level internasional masih terbuka sangat lebar bagi pemain yang digadang-gadang menjadi penerus era Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo tersebut.

Kini, nama Yamal tidak hanya tercatat sebagai juara dunia bersama Spanyol, tetapi juga menjadi bagian dari sejarah panjang pemain muda yang mampu mencapai puncak tertinggi sepak bola dunia. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *