PALEMBANG, viralsumsel.com — Sumsel United U-19 sukses mencatat sejarah dengan berhasil melaju ke partai final kompetisi EPA U-19 Pegadaian Championship 2025/2026. Pencapaian tersebut menjadi bukti keseriusan klub dalam membangun dan mengembangkan talenta sepak bola asli Sumatera Selatan.
Meski sejak awal tidak masuk dalam daftar unggulan, skuad muda berjuluk Laskar Juaro Mudo mampu tampil mengejutkan sepanjang kompetisi. Tim yang mayoritas diperkuat pemain asli Sumsel itu berhasil membungkam keraguan banyak pihak lewat performa konsisten hingga menembus babak puncak.
Perjalanan Sumsel United U-19 menuju final tidaklah mudah. Pada fase grup, mereka berhasil bersaing dengan sejumlah tim kuat seperti PSS Sleman U-19, PSPS Pekanbaru U-19, dan Persiraja Banda Aceh U-19.
Memasuki babak delapan besar, anak asuh Ardi Hernando kembali menunjukkan performa impresif setelah mampu mengungguli Garudayaksa U-19 dan Bekasi FC U-19, serta bermain imbang menghadapi Kendal Tornado FC U-19.
Meski pada laga terakhir hanya bermain imbang 1-1 melawan Kendal Tornado FC U-19, Sumsel United tetap memastikan tiket final berkat keunggulan agregat gol.
Di laga final nanti, Sumsel United U-19 akan menghadapi Persiku Kudus U-19 yang menjadi salah satu tim unggulan sepanjang kompetisi dan tampil dominan sejak fase awal turnamen.
Direktur Utama PT Cahaya Sumsel Utama, Erick Yuniman, mengaku bangga dengan pencapaian tim muda Sumsel United tersebut.
Menurutnya, keberhasilan melaju ke final menjadi bukti nyata bahwa pembinaan pemain lokal yang dilakukan klub berjalan sesuai visi besar manajemen.
“Di tim U-19 ini hampir 95 persen pemain merupakan putera asli daerah yang diseleksi dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Hanya ada beberapa pemain dari tim senior yang ikut memperkuat sesuai regulasi kompetisi,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sejak awal Presiden Klub Sumsel United H. Cik Ujang memang menekankan pentingnya pembinaan pemain asli daerah sebagai fondasi utama klub ke depan.
Tidak hanya pemain, jajaran pelatih hingga staf kepelatihan di tim U-19 juga mayoritas berasal dari Sumatera Selatan.
“Sumsel United tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan pemain dan insan sepak bola asli Sumsel. Bahkan di tim U-19 ini mulai dari pelatih kepala, asisten pelatih hingga pelatih kiper semuanya berasal dari Sumsel,” katanya.
Menghadapi laga final yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (16/5/2026), Erick berharap seluruh pemain mampu tampil lepas dan memberikan kemampuan terbaik mereka demi membawa pulang trofi juara ke Bumi Sriwijaya.
“Sepak bola bukan sekadar hitungan di atas kertas. Sejak awal kita tidak diunggulkan, tetapi kerja keras, disiplin, dan kekompakan membuat tim ini mampu mencapai final. Semoga para pemain bisa bermain tanpa beban dan memberikan hasil terbaik,” pungkasnya. (win)












