Iklan Pemprov Sumsel
Sekda Drs H Apriyadi MSi saat menghadiri rapat Pembahasan Mekanisme dan Pesyaratan dalam Rancangan Peraturan Menteri ESDM, Kemarin (19/10/2021) di Hotel Novotel. Foto : viralsumsel.com/devi
Sekda Drs H Apriyadi MSi saat menghadiri rapat Pembahasan Mekanisme dan Pesyaratan dalam Rancangan Peraturan Menteri ESDM, Kemarin (19/10/2021) di Hotel Novotel. Foto : viralsumsel.com/devi

Pemkab Muba Desak Kementerian ESDM, Langkah Konkrit Tuntaskan Illegal Drilling

VIRALSUMSEL.COM, PALEMBANG – Persoalan illegal drilling yang seringkali menimbulkan korban, membuat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terus mendesak pihak Kementerian ESDM untuk melakukan revisi Permen ESDM Nomor 1 tahun 2008.

“Kami Pemkab Muba meminta agar pihak Kementerian ESDM memberikan pendelegasian ke kabupaten untuk meminimalisir persoalan ini baik melalui edukasi dan  lainnya yang sesuai SOP,” ungkap Plt Bupati Musi Banyuasin Beni Hernedi SIP melalui Sekda Drs H Apriyadi MSi saat menghadiri rapat Pembahasan Mekanisme dan Pesyaratan dalam Rancangan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Tentang Tata Cara Pengusahaan dan Pemproduksian Minyak Bumi pada Sumur Tua dan Sumur Minyak yang Dikelola Oleh Masyarakat Sekitar, Kemarin (19/10/2021) di Hotel Novotel.

Pemkab Muba meminta kejelasan agar persoalan illegal drilling yang seringkali menimbulkan korban tidak terus terjadi. “Prinsipnya Pemkab Muba akan mengikuti SOP, dan  ada kejelasan sehingga akan memberikan kontribusi positif untuk masyarakat secara legal,” ujarnya.

Baca Juga :   Lantik Pengurus Pusat JMSI, Ketua MPR Ingatkan Bahaya Informasi Hoax Pandemi Covid-19

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan persoalan illegal drilling ini harus dilakukan secara komprehensif dan mempunyai regulasi yang jelas dan tegas.  “Kita tidak akan bicara lagi soal diskusi dan rekomendasi. Hal ini harus segera ada keputusan yang sah agar tidak terus berlarut. Oleh sebab itu, dalam hal ini kementerian ESDM harus segera mengeluarkan keputusan dan diselesaikan secara bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji menuturkan masukan rapat akan dikoordinasikan dengan Menteri ESDM.  “Nanti kita akan melakukan revisi Peraturan Menteri Nomor 1 tahun 2008 terkait peraturan sumur-sumur tua, dengan landasan memperhatikan unsur lingkungan dan keselamatan serta kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :   Bersama Herman Deru, Askolani Resmikan Masjid Al-Jihad Kayuara

Tutuka juga menyebutkan, hal utama yang perlu diperhatikan ialah legalitas. Bahwa BUMD yang berhak mengirim dan memproduksi, selanjutnya ke  K3S. “Selain itu juga harus ada pembinaan dan memperhatikan aspek pengamanan,” tandasnya.

Rapat Pembahasan juga dihadiri Pangdam II/Sriwijaya Mayor Jenderal TNI Agus Suhardi, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Toni Harmanto MH. Sekretaris Daerah Muba Drs H Apriyadi MSi didampingi oleh Dandim 0401 Muba Letkol Arh Faris Kurniawan SST MT, Kapolres Muba AKBP Alamsyah Pelupessy SH SIK  MSi dan Kepala Perangkat Daerah terkait. (dev)

About Redaksi Viral Sumsel

Check Also

Peduli, Camat Rambutan Berikan Bantuan Pada Zahra Aulia

VIRALSUMSEL.COM, Banyuasin- Sebelumnya diketahui bahwa Zara Aulia berusia 7 bulan terkena air panas yang di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *