PALEMBANG, viralsumsel.com — Pemerintah Kota Palembang menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan mengawal pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai salah satu penggerak ekonomi kerakyatan.
Komitmen tersebut ditegaskan langsung oleh Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat mengikuti video conference (vidcon) Rapat Evaluasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang digelar oleh Pangdam II Sriwijaya bersama Wakil Panglima TNI, Selasa (6/1/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Koperasi Merah Putih Kelurahan Srimulya, Kecamatan Sematang Borang, ini diikuti oleh jajaran TNI Angkatan Darat dari berbagai wilayah di Indonesia.
Dari pihak Pemkot Palembang, Wali Kota Ratu Dewa didampingi Kepala Inspektorat Kota Palembang, Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kepala Dinas Kominfo, Camat Sematang Borang, Lurah Srimulya, Plt Kepala Dinas PUPR, serta sejumlah pejabat terkait lainnya.
Sementara itu, jajaran TNI yang hadir di antaranya Dandim 0418 Palembang Letkol Arh Erik Novianto, serta pejabat Kodam II Sriwijaya dan Kodim 0418 Palembang.
Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa menyatakan kesiapan penuh Pemkot Palembang untuk berkolaborasi dengan TNI dalam memperkuat kelembagaan dan keberlanjutan Koperasi Merah Putih di tingkat kelurahan.
“Kami siap bersinergi dan berkolaborasi dengan Pangdam II Sriwijaya dan jajaran, termasuk Pak Dandim 0418 Palembang, untuk mendukung program strategis ini,” ujar Ratu Dewa.
Namun demikian, Ratu Dewa mengungkapkan adanya tantangan yang dihadapi pemerintah kota, khususnya terkait persoalan aset. Mengingat Palembang merupakan ibu kota provinsi, ia berharap adanya koordinasi lebih lanjut dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan guna menyelesaikan kendala tersebut.
“Insya Allah ke depan akan ada koordinasi yang lebih intensif. Yang jelas, dari Pemerintah Kota Palembang, kami siap mendukung penuh Koperasi Merah Putih,” tegasnya.
Ratu Dewa juga mengungkapkan bahwa perkembangan koperasi di Palembang menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga pertengahan tahun lalu, tercatat 107 Koperasi Merah Putih di Kota Palembang telah memiliki badan hukum resmi.
“Awalnya koperasi ini hanya beranggotakan puluhan orang. Sekarang sudah berkembang menjadi ratusan anggota dengan berbagai jenis usaha, mulai dari pembenihan ikan, distribusi gas LPG, budidaya jamur, hingga usaha produktif lainnya,” jelasnya.
Ke depan, Pemkot Palembang menargetkan pembentukan koperasi serupa di seluruh kelurahan guna memperkuat ekonomi masyarakat berbasis gotong royong.
Sementara itu, Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menegaskan dukungan penuh Kodam II/Sriwijaya terhadap percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai bentuk komitmen TNI AD dalam mengawal program strategis pemerintah.
Rapat evaluasi ini dibuka langsung oleh Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos, yang menekankan pentingnya ketepatan sasaran dalam pengelolaan koperasi.
“Yang paling penting adalah siapa yang disiapkan untuk mengelola koperasi tersebut, agar benar-benar berjalan efektif dan bermanfaat,” tegasnya.
Rapat ini bertujuan memastikan pelaksanaan KDKMP di berbagai daerah berjalan sesuai target serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat. (bbs)







