Pemkot Palembang Percepat Transformasi Digital, Aplikasi KAWAL PAK WALI Mulai Disosialisasikan

PALEMBANG, Viralsumsel.com – Pemerintah Kota Palembang terus mendorong transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Upaya tersebut dilakukan melalui pemanfaatan teknologi untuk mempercepat koordinasi, meningkatkan efektivitas kerja, sekaligus memperkuat kualitas pelayanan publik.

Terbaru, Pemkot Palembang melalui Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan menggelar Sosialisasi Aplikasi KAWAL PAK WALI atau Koordinasi Agenda dan Penjadwalan Pimpinan melalui Kolaborasi dan Wadah Layanan Terintegrasi.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Parameswara Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Senin (10/8/2026).

Aplikasi KAWAL PAK WALI merupakan platform berbasis web yang dirancang untuk membangun sistem kerja terpadu dalam pengelolaan agenda pimpinan daerah.

Melalui aplikasi tersebut, proses pengajuan agenda, koordinasi, verifikasi, penjadwalan hingga monitoring dapat dilakukan dalam satu sistem secara lebih terintegrasi dan real-time.

Asisten III Setda Kota Palembang, Akhmad Bastari, mengatakan perkembangan kebutuhan pelayanan publik menuntut pemerintah daerah untuk terus beradaptasi dan menghadirkan inovasi.

Menurutnya, masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan pemerintahan yang semakin cepat, transparan, efektif, dan akuntabel. Karena itu, digitalisasi menjadi salah satu langkah penting untuk menjawab tuntutan tersebut.

“Pengelolaan agenda Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah merupakan bagian strategis dalam mendukung penentuan arah kebijakan serta jalannya roda pemerintahan,” ujar Akhmad Bastari.

Ia menegaskan, aplikasi KAWAL PAK WALI tidak sekadar dibangun sebagai sebuah website. Lebih dari itu, platform tersebut dirancang sebagai sistem kerja yang dapat menyatukan proses koordinasi antarperangkat daerah dalam pengelolaan agenda pimpinan.

Dengan adanya sistem terintegrasi tersebut, berbagai persoalan yang selama ini berpotensi terjadi dalam pengelolaan agenda diharapkan dapat diminimalkan.

Baca Juga :  Tanam Bibit Pohon Kelapa Serentak, Ratu Dewa Sukseskan Program Nasional

Mulai dari tumpang tindih jadwal kegiatan, keterlambatan penyampaian usulan, hingga kesulitan dalam memantau perkembangan pengajuan agenda pimpinan.

Admin dan Operator Jadi Ujung Tombak

Akhmad Bastari menambahkan, keberhasilan penerapan aplikasi KAWAL PAK WALI tidak hanya bergantung pada sistem teknologi yang telah disiapkan.

Peran admin dan operator pada masing-masing perangkat daerah menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan aplikasi dapat berjalan secara optimal.

Para admin dan operator dari Perangkat Daerah, kecamatan, bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) akan menjadi ujung tombak dalam proses penginputan data agenda.

Karena itu, diperlukan komitmen dan kedisiplinan seluruh pihak dalam menggunakan platform tersebut sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Semakin tertib data yang dimasukkan ke dalam sistem, semakin optimal pula proses koordinasi dan pengelolaan agenda pimpinan daerah.

Pemanfaatan aplikasi ini juga diharapkan dapat memangkas tahapan birokrasi dalam pengajuan agenda pimpinan dari masing-masing OPD.

Proses yang sebelumnya membutuhkan koordinasi secara manual dapat dilakukan melalui sistem digital sehingga lebih cepat, terukur, dan mudah dipantau.

Selain mempercepat pengajuan, KAWAL PAK WALI juga dirancang untuk membantu menghindari potensi benturan jadwal kegiatan pimpinan.

Sistem tersebut memungkinkan pengelolaan agenda dilakukan secara lebih terstruktur sehingga jadwal kegiatan Wali Kota, Wakil Wali Kota, maupun Sekda dapat dikoordinasikan dengan lebih baik.

Status Agenda Bisa Dipantau Real-Time

Salah satu manfaat lain yang dihadirkan melalui aplikasi KAWAL PAK WALI adalah kemudahan bagi instansi pengusul dalam mengetahui perkembangan pengajuan agenda.

Baca Juga :  Inflasi Palembang 3,36%, Pemkot Perkuat Strategi 4K untuk Kendalikan Harga

Melalui sistem tersebut, pihak pengusul dapat memantau status persetujuan agenda secara real-time tanpa harus melakukan pengecekan secara manual.

Kondisi ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dalam proses pengajuan sekaligus memberikan kepastian kepada perangkat daerah mengenai perkembangan agenda yang telah diusulkan.

Digitalisasi pengelolaan agenda pimpinan juga diharapkan mampu menciptakan koordinasi yang lebih efektif antara perangkat daerah dengan pimpinan pemerintah daerah.

Dengan sistem yang terintegrasi, setiap proses dapat terdokumentasi dengan lebih baik dan menjadi bagian dari penguatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi.

Pemkot Palembang turut menyampaikan apresiasi kepada Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan selaku Project Leader, beserta Tim IT Pengembang yang telah menghadirkan inovasi tersebut.

Kehadiran KAWAL PAK WALI dinilai menjadi salah satu langkah konkret dalam mendorong modernisasi sistem kerja pemerintahan di lingkungan Pemkot Palembang.

Transformasi digital tersebut diharapkan tidak berhenti pada penerapan sebuah aplikasi, tetapi dapat benar-benar mengubah pola kerja menjadi lebih efektif, cepat, terintegrasi, dan responsif.

Pada akhirnya, digitalisasi pengelolaan agenda pimpinan diharapkan dapat mendukung kelancaran penyelenggaraan pemerintahan sekaligus meningkatkan koordinasi antarperangkat daerah.

Pemkot Palembang berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dalam tata kelola pemerintahan guna menjawab perkembangan kebutuhan masyarakat.

Melalui penerapan KAWAL PAK WALI, pemerintah daerah berharap proses koordinasi agenda pimpinan menjadi lebih tertib, transparan, dan efisien.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkot Palembang dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang modern, efektif, responsif, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. (ntp/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *