Pemkot Palembang Tawarkan Tujuh Program Pembangunan kepada Forum TJSL/CSR

PALEMBANG, viralsumsel.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang terus memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha untuk mempercepat pembangunan dan penataan kawasan perkotaan. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengoptimalkan peran Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai mitra strategis pembangunan.

Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Forum TJSL Kota Palembang yang dipimpin Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Palembang, Isnaini Madani, di Ruang Rapat Musi Bapperida Kota Palembang, Kamis (23/7/2026).

Forum tersebut dihadiri perwakilan berbagai perusahaan swasta, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), hingga perusahaan daerah yang diharapkan dapat berpartisipasi dalam mendukung sejumlah program prioritas Pemkot Palembang melalui dana TJSL atau CSR.

Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kota Palembang memaparkan sejumlah usulan pembangunan yang membutuhkan dukungan dari dunia usaha.

Asisten II Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, mengatakan respons para peserta forum cukup positif terhadap berbagai program yang ditawarkan pemerintah.

“Alhamdulillah, cukup banyak perusahaan yang hadir dan memberikan respons positif terhadap berbagai usulan yang kami sampaikan melalui Forum TJSL ini,” ujar Isnaini.

Tujuh Program Prioritas Ditawarkan

Menurut Isnaini, terdapat tujuh program prioritas yang diproyeksikan dapat dibiayai melalui kolaborasi bersama perusahaan.

Baca Juga :  Pemkot Palembang–Pelindo Bahas Pemanfaatan 200 Hektare Aset Sungai Lais, Investor Mulai Melirik

Program tersebut meliputi pembangunan Panggung Kreatif dan Skate Park Arena sebagai ruang publik bagi generasi muda, penataan kawasan Pedagang Kaki Lima (PKL) Demang Raya, pembangunan kawasan Bandara View, hingga revitalisasi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO), halte, serta pedestrian di sejumlah titik strategis.

Selain itu, Pemkot Palembang juga mengajukan kebutuhan penyediaan 2.040 unit kotak sampah yang akan didistribusikan ke seluruh kelurahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kebersihan lingkungan.

Tak hanya itu, bantuan berupa tenda payung bagi para pedagang di kawasan Kambang Iwak juga menjadi salah satu program yang diharapkan memperoleh dukungan dari perusahaan.

“Kami juga mengusulkan penyediaan 2.040 kotak sampah yang nantinya akan ditempatkan di seluruh kelurahan di Kota Palembang. Selain itu, kami berharap ada dukungan tenda payung bagi pedagang di kawasan Kambang Iwak,” jelasnya.

Tidak Bergantung pada APBD

Isnaini menegaskan, pembangunan kota tidak harus sepenuhnya bergantung pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, kolaborasi bersama sektor swasta menjadi salah satu solusi untuk mempercepat pembangunan tanpa membebani keuangan daerah.

Ia menilai perusahaan memiliki tanggung jawab sosial yang dapat disalurkan melalui program CSR sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Program “Berbagi Itu Kalcer” Dompet Dhuafa Didukung Pemkot Palembang

“Kita harus kreatif dalam membangun kota. Tidak semua pembangunan harus menggunakan anggaran pemerintah. Dunia usaha juga memiliki peran penting melalui program CSR yang memang telah diatur dalam regulasi,” katanya.

Realisasi Menunggu Persetujuan Perusahaan

Meski mendapat sambutan positif, Pemkot Palembang belum menetapkan target waktu realisasi seluruh program tersebut.

Hal itu disebabkan setiap perusahaan masih harus melakukan pembahasan internal sebelum mengalokasikan anggaran CSR yang dimiliki.

Sebagian besar peserta forum juga merupakan perwakilan perusahaan sehingga keputusan akhir tetap berada di tingkat manajemen atau kantor pusat masing-masing.

“Kami memahami setiap perusahaan memiliki mekanisme sendiri. Karena itu, tidak ada batas waktu khusus. Mereka masih harus melaporkan hasil forum ini kepada pimpinan maupun kantor pusat,” ungkap Isnaini.

Ia berharap berbagai usulan yang telah dipaparkan dapat menjadi referensi bagi perusahaan dalam menentukan program CSR yang lebih tepat sasaran.

Menurutnya, kolaborasi tersebut bukan hanya membantu pemerintah mempercepat pembangunan, tetapi juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui berbagai program yang dibutuhkan Kota Palembang.

“Apa yang kami tawarkan ini juga menjadi solusi bagi perusahaan dalam menyalurkan anggaran CSR agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *