LAHAT, viralsumsel.com — Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Lahat menegaskan dukungan penuh terhadap percepatan pembangunan jalan khusus batubara oleh PT Andalan Logistik Raya (ALR).
Dukungan ini disampaikan saat menghadiri kegiatan konsultasi publik pembangunan jalan khusus batubara yang digelar pada Selasa, 2 Desember 2025, di Ballroom Hotel Santika Lahat.
Hadir sebagai perwakilan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Lahat, Pemuda Pancasila menilai pembangunan jalur khusus batubara merupakan solusi strategis untuk mengurangi beban jalan umum serta meminimalisir potensi kecelakaan dan kemacetan.
Namun, proses pembangunan jalan ini tidaklah sederhana, mengingat besarnya investasi dan kelengkapan dokumen perizinan yang harus dipenuhi sesuai regulasi pemerintah.
Pihak MPC Pemuda Pancasila memberikan apresiasi kepada PT ALR yang bersedia berinvestasi besar untuk menghadirkan jalur transportasi batubara yang selama ini menjadi tuntutan masyarakat Lahat.
Di tengah berbagai tantangan teknis dan nonteknis yang dihadapi perusahaan, Pemuda Pancasila menyatakan kesiapan untuk bersinergi dan mengawal proses pembangunan agar tetap sesuai aturan serta memperhatikan keberlanjutan lingkungan di sekitarnya.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan MPC PP Lahat menegaskan kembali instruksi Gubernur Sumatera Selatan yang dikeluarkan pada 2 Juli 2025, yakni pelarangan angkutan batubara melintasi jalan umum dan kewajiban perusahaan untuk menggunakan jalan khusus.
Instruksi tersebut memberikan batas waktu hingga 1 Januari 2026, di mana seluruh truk angkutan batubara tidak boleh lagi melewati jalan raya.
“Pembangunan jalan ini harus dipercepat agar tidak menimbulkan konflik sosial baru. Waktu tersisa sekitar 30 hari kerja, dan masyarakat sangat berharap jalur khusus ini segera dapat digunakan,” ujarnya.
MPC Pemuda Pancasila juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendukung percepatan pembangunan jalan khusus batubara karena berkaitan langsung dengan kepentingan publik, keselamatan pengguna jalan, serta keberlanjutan sektor tambang yang menjadi salah satu pilar ekonomi Kabupaten Lahat.
Data menunjukkan bahwa industri pertambangan batubara memberikan kontribusi signifikan bagi keuangan daerah. Setiap tahun, Kabupaten Lahat menerima dana bagi hasil mencapai Rp1 triliun hingga Rp1,3 triliun, belum termasuk kontribusi dari program CSR perusahaan tambang, serta pajak yang secara rutin dipotong dari penghasilan ribuan pekerja.
Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk ormas, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan jalan khusus batubara diharapkan dapat segera tuntas sehingga aktivitas tambang berjalan lebih tertib dan aman tanpa mengganggu masyarakat pengguna jalan umum. (bbs)






