BANJARMASIN, viralsumsel.com – Persipura Jayapura langsung melakukan evaluasi setelah mengawali Pegadaian Championship 2026/27 dengan hasil kurang memuaskan.
Tim berjuluk Mutiara Hitam tersebut harus mengakui keunggulan PS Barito Putera dengan skor 3-2 dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion 17 Mei, Banjarmasin, Sabtu (12/9/2026).
Kekalahan itu menjadi catatan awal bagi Persipura dalam kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia musim ini. Terlebih, Mutiara Hitam sempat berada dalam situasi sulit karena tertinggal hingga tiga gol sebelum mampu memberikan perlawanan pada sisa pertandingan.
Meski gagal membawa pulang poin, Persipura tidak ingin terlalu lama larut dalam kekecewaan. Tim pelatih langsung mengarahkan perhatian pada pembenahan sejumlah aspek permainan untuk menghadapi pertandingan berikutnya.
Persipura Soroti Kesalahan Saat Tertinggal
Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, mengatakan hasil pertandingan melawan Barito Putera menjadi bahan penting untuk melakukan evaluasi.
Menurutnya, tim perlu melihat kembali penyebab Persipura kesulitan mengembangkan permainan pada fase awal pertandingan. Ketertinggalan hingga tiga gol menunjukkan masih ada persoalan yang harus segera dibenahi, baik dari sisi konsentrasi, organisasi permainan maupun respons ketika berada dalam tekanan.
Andri menyadari kompetisi masih menyisakan banyak pertandingan. Karena itu, ia tidak ingin satu hasil negatif mengganggu persiapan tim dalam menghadapi agenda berikutnya.
Tim pelatih akan menggunakan hasil analisis pertandingan sebagai dasar untuk menentukan perbaikan yang dibutuhkan. Persipura diharapkan mampu tampil lebih siap dan mengurangi kesalahan yang sama ketika kembali bertanding.
Kekalahan Jadi Pelajaran bagi Mutiara Hitam
Dari sisi pemain, Reno Salampessy menilai pertandingan menghadapi Barito Putera memberikan pelajaran penting bagi Persipura.
Menurut Reno, laga perdana tersebut memperlihatkan sejumlah hal yang masih perlu diperbaiki. Meski hasil akhirnya mengecewakan, pertandingan itu dapat menjadi pengalaman berharga agar para pemain lebih siap menghadapi tekanan dan situasi sulit dalam pertandingan berikutnya.
Reno juga menyebut Persipura harus segera mengalihkan fokus menuju laga kedua Pegadaian Championship 2026/27. Mutiara Hitam dijadwalkan menghadapi Kendal Tornado FC di Stadion Delta, Sidoarjo, Jumat (18/9/2026).
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Persipura untuk merespons kekalahan dari Barito Putera. Perbaikan mental bertanding dan konsistensi sejak menit awal akan menjadi perhatian penting bagi tim asal Papua tersebut.
Persipura Dituntut Tampil Lebih Siap
Kekalahan 2-3 dari Barito Putera menunjukkan Persipura masih memiliki pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Mutiara Hitam memang mampu memberikan tekanan setelah tertinggal jauh, tetapi situasi tersebut seharusnya tidak kembali terulang pada pertandingan berikutnya.
Persipura perlu memperbaiki cara memulai pertandingan, menjaga konsentrasi dan meningkatkan efektivitas permainan ketika mendapatkan peluang. Selain itu, kemampuan mengantisipasi serangan lawan juga harus menjadi bagian dari evaluasi tim pelatih.
Andri Ramawi memiliki waktu untuk mempersiapkan skuad sebelum menghadapi Kendal Tornado FC. Laga tersebut akan menjadi ujian bagi Persipura untuk membuktikan bahwa kekalahan pada pekan pertama dapat dijadikan titik awal kebangkitan.
Bagi Reno Salampessy dan rekan-rekannya, pertandingan kedua bukan hanya kesempatan meraih poin, tetapi juga momentum untuk menunjukkan perkembangan setelah menjalani evaluasi.
Persipura tentu berharap persiapan yang dilakukan dapat menghasilkan penampilan lebih solid. Dengan kompetisi yang masih panjang, Mutiara Hitam memiliki kesempatan untuk memperbaiki posisi dan menjaga ambisi bersaing di Pegadaian Championship 2026/27. (bbs/ion)












