Prancis Bidik Sejarah Baru di Piala Dunia 2026, Deschamps Incar Final Ketiga Beruntun

JAKARTA, viralsumsel.com – Tim Nasional Prancis kembali menjadi salah satu kandidat kuat peraih gelar juara pada ajang Piala Dunia 2026. Negara yang dikenal dengan julukan Les Bleus itu berhasil memastikan tiket ke putaran final dan akan tampil untuk ke-17 kalinya dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.

Dalam tiga dekade terakhir, Prancis menjelma sebagai salah satu kekuatan dominan sepak bola dunia. Mereka sukses meraih dua gelar juara dunia, yakni pada edisi 1998 saat menjadi tuan rumah dan kembali mengangkat trofi pada Piala Dunia 2018 di Rusia.

Kini, skuad asuhan Didier Deschamps datang ke Amerika Utara dengan ambisi besar. Selain berupaya merebut gelar ketiga sepanjang sejarah, Prancis juga bertekad menghapus kekecewaan setelah gagal menjadi juara pada Piala Dunia 2022 di Qatar, ketika harus mengakui keunggulan Argentina melalui adu penalti pada partai final yang dramatis.

Didier Deschamps Ukir Warisan Besar

Peran Didier Deschamps dalam sejarah sepak bola Prancis sangat istimewa. Mantan gelandang bertahan itu pernah menjadi kapten saat Prancis meraih gelar juara dunia pertama pada 1998. Dua dekade kemudian, ia kembali mempersembahkan trofi yang sama sebagai pelatih pada 2018.

Sejak menangani tim nasional pada 2012, Deschamps berhasil menjaga konsistensi prestasi Prancis di level tertinggi. Ia membawa tim mencapai perempat final Piala Dunia 2014, menjadi juara pada 2018, dan kembali menembus final pada 2022.

Baca Juga :  Laga Penentu! Persib Bandung Jalani Partai Hidup-Mati di Grup G ACL 2 demi Harga Diri Indonesia

Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen terakhir Deschamps bersama Prancis. Jika mampu membawa timnya kembali ke partai puncak, ia akan mencatat sejarah sebagai pelatih pertama yang mencapai tiga final Piala Dunia secara beruntun.

Diperkuat Generasi Emas

Prancis datang dengan skuad bertabur bintang. Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, hingga talenta muda Desire Doue menjadi andalan untuk memburu prestasi tertinggi.

Selain itu, Jean-Philippe Mateta kembali masuk dalam daftar pemain setelah tampil produktif selama fase kualifikasi. Kombinasi pemain berpengalaman dan generasi muda membuat Prancis diprediksi tetap menjadi salah satu tim paling berbahaya di turnamen nanti.

Perjalanan Meyakinkan Menuju Piala Dunia

Prancis memastikan kelolosan ke Piala Dunia 2026 pada November 2025 setelah tampil impresif sepanjang babak kualifikasi zona Eropa. Mereka menyelesaikan seluruh pertandingan tanpa kekalahan dan menunjukkan keseimbangan yang solid antara lini serang serta pertahanan.

Produktivitas gol yang tinggi dan pertahanan yang sulit ditembus menjadi modal penting bagi tim asuhan Deschamps dalam menghadapi persaingan di putaran final.

Sejarah Panjang di Panggung Dunia

Prancis merupakan salah satu peserta pada Piala Dunia pertama tahun 1930. Meski perjalanan awal mereka belum menghasilkan prestasi besar, negara tersebut perlahan berkembang menjadi kekuatan utama sepak bola dunia.

Baca Juga :  Luke Shaw Bek Inggris Pecahkan Rekor Gol Tercepat Piala Eropa

Momen bersejarah datang pada 1998 ketika generasi emas yang dipimpin Zinedine Zidane mengantar Prancis meraih gelar juara dunia pertama. Kesuksesan itu kemudian diulang pada 2018 saat generasi baru yang dipimpin Kylian Mbappe menaklukkan Kroasia di final.

Di sisi lain, perjalanan Prancis juga diwarnai sejumlah kekecewaan, termasuk kegagalan di final 2006 melawan Italia dan kekalahan menyakitkan dari Argentina pada final 2022.

Mbappe Kejar Rekor Legendaris

Salah satu sorotan utama Prancis di Piala Dunia 2026 adalah peluang Kylian Mbappe mencetak sejarah baru. Hingga saat ini, rekor pencetak gol terbanyak Prancis di Piala Dunia masih dipegang Just Fontaine yang mencetak 13 gol pada edisi 1958.

Mbappe telah mengoleksi 12 gol dari dua edisi terakhir, termasuk delapan gol pada Piala Dunia 2022. Dengan usia yang masih berada di puncak karier, peluang sang kapten untuk melampaui rekor Fontaine terbuka sangat lebar.

Jika mampu tampil konsisten, Mbappe bukan hanya berpotensi membawa Prancis kembali berjaya, tetapi juga menorehkan namanya sebagai salah satu legenda terbesar dalam sejarah Piala Dunia. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *