Sehari Jelang Muktamar ke-35 NU, Tambakberas Mulai Dipadati Muktamirin dari Berbagai Daerah

JOMBANG, viralsumsel.com — Sehari menjelang pembukaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), aktivitas di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mulai meningkat. Para peserta dari berbagai daerah di Indonesia mulai berdatangan untuk mengikuti forum akbar Nahdlatul Ulama tersebut.

Panitia membuka layanan registrasi peserta di Madrasah Aliyah (MA) Bahrul Ulum sejak Rabu (26/8/2026) pagi. Sejumlah muktamirin, khususnya mereka yang datang dari luar Pulau Jawa, memilih tiba lebih awal untuk menyelesaikan proses registrasi sebelum agenda pembukaan Muktamar berlangsung.

Kesiapan panitia terlihat dari layanan registrasi yang disiapkan selama 24 jam. Sistem pelayanan tersebut menggunakan pembagian shift petugas untuk mengantisipasi lonjakan kedatangan peserta, terutama pada malam hari hingga pagi menjelang pembukaan Muktamar.

Salah seorang petugas registrasi, Aulia Rohmah, mengatakan jumlah peserta yang melakukan registrasi pada tahap awal masih sekitar 30 persen dari total peserta yang diperkirakan hadir.

Menurut Aulia, pelayanan di Posko MABU secara resmi dimulai pukul 10.00 WIB. Ia sendiri bertugas pada shift pertama sejak pukul 07.00 hingga 15.30 WIB.

“Untuk tahap awal, peserta yang sudah datang diperkirakan sekitar 30 persen. Registrasi di Posko MABU dimulai pukul 10.00 WIB sesuai sistem yang telah ditetapkan,” kata Aulia.

Peserta dari Luar Jawa Mulai Berdatangan

Kedatangan peserta dari berbagai daerah terlihat sejak pagi. Sebagian besar peserta yang memilih melakukan registrasi lebih awal merupakan muktamirin dari luar Pulau Jawa yang membutuhkan waktu perjalanan cukup panjang menuju Jombang.

Salah satunya Masykuriyah, muktamirin asal Lampung Selatan. Ia bersama rombongan telah tiba di kawasan Pondok Pesantren Tambakberas sejak Selasa (25/8/2026), setelah menempuh perjalanan menggunakan transportasi umum.

Baca Juga :  Tenaga Honorer Usia Paling Tinggi Didahulukan untuk Diangkat Menjadi PNS.

Perjalanan dari Lampung Selatan menuju Jombang dilakukan menggunakan bus. Setelah tiba di wilayah Jombang, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan menuju lokasi Muktamar menggunakan layanan transportasi daring.

“Dari Lampung Selatan kami menuju Jombang menggunakan bus. Setelah sampai di Jombang, perjalanan dilanjutkan dengan memesan Grab hingga ke lokasi Muktamar,” ujar Masykuriyah.

Kedatangan lebih awal dilakukan untuk memberikan waktu bagi rombongan beristirahat sekaligus mempersiapkan diri mengikuti rangkaian Muktamar ke-35 NU.

Golf Car dan Becak Listrik Disiapkan

Panitia juga memberikan perhatian terhadap kenyamanan peserta, terutama mereka yang membawa barang bawaan setelah menempuh perjalanan jauh.

Sejumlah armada golf car dan becak listrik disiapkan untuk membantu mengantarkan muktamirin beserta barang bawaan mereka menuju lokasi penginapan atau tower yang telah ditentukan.

Fasilitas transportasi internal tersebut menjadi bagian dari pelayanan panitia untuk memudahkan mobilitas peserta di kawasan kompleks pesantren yang menjadi lokasi penyelenggaraan Muktamar.

Selain layanan registrasi, kesiapan tempat penginapan juga dilakukan secara maksimal. Petugas tower disiagakan sepanjang waktu untuk memastikan peserta yang datang kapan pun tetap mendapatkan pelayanan.

Penginapan Dijaga 24 Jam

Petugas tower, Kusuma Wardani, menjelaskan bahwa pelayanan penginapan menerapkan sistem piket tiga shift, yakni pagi, siang, dan malam. Sistem tersebut disesuaikan dengan layanan registrasi yang juga berlangsung selama 24 jam.

Dengan sistem tersebut, peserta yang baru tiba pada malam atau bahkan dini hari tetap dapat menjalani proses penerimaan dan diarahkan menuju tempat penginapan masing-masing.

Baca Juga :  Hari Pahlawan, Ahmad Zarkasih Ajak Warga NU Banyuasin Lanjutkan Perjuangan Ulama dan Bangsa

“Petugas tower juga bekerja selama 24 jam dengan pembagian tiga shift. Jadi apabila peserta tiba tengah malam, pelayanan tetap berjalan dan mereka tetap dapat mengikuti prosedur yang sudah ditetapkan,” jelas Kusuma.

Menurutnya, jumlah peserta diperkirakan meningkat signifikan pada Rabu malam dan Kamis (27/8/2026) pagi. Karena itu, seluruh petugas diminta tetap bersiaga menghadapi kemungkinan meningkatnya arus kedatangan muktamirin.

Pengamanan Diperketat

Selain registrasi dan akomodasi, aspek keamanan juga menjadi perhatian panitia menjelang pembukaan Muktamar ke-35 NU.

Sejumlah personel keamanan telah disiagakan sejak pagi di sekitar kompleks Pondok Pesantren Bahrul Ulum. Pengamanan melibatkan unsur kepolisian, Banser, Pagar Nusa, serta tim Sigap Bahrul Ulum.

Penjagaan terlihat di sejumlah titik, termasuk akses masuk melalui gerbang utama pondok. Pagar pembatas juga telah dipasang untuk membantu mengatur pergerakan peserta dan masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian Muktamar berjalan aman dan tertib, terlebih jumlah peserta dan tamu yang hadir diperkirakan terus bertambah menjelang pembukaan.

Dengan registrasi yang berlangsung selama 24 jam, kesiapan penginapan, dukungan transportasi internal, hingga pengamanan berlapis, panitia Muktamar ke-35 NU terus mematangkan persiapan di Tambakberas.

Sehari menjelang pembukaan, suasana di kawasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum pun mulai dipenuhi aktivitas para muktamirin. Gelombang kedatangan peserta dari berbagai penjuru Nusantara diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Rabu malam dan Kamis pagi sebelum seluruh rangkaian Muktamar resmi dimulai. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *