Semen Padang Tekuk Persiraja 1-0, Nil Maizar Ingatkan Kabau Sirah Tak Boleh Cepat Puas

BANDA ACEH, viralsumsel.com – Semen Padang FC mengawali perjalanan di Pegadaian Championship 2026/27 dengan hasil positif. Bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh, Kabau Sirah berhasil membawa pulang tiga poin setelah menang tipis 1-0 di Stadion H. Dimurthala, Minggu (13/9/2026) malam.

Gol tunggal kemenangan Semen Padang dicetak Ary Maring pada menit ke-71. Gol tersebut menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan membuat tim tamu sukses mengawali kompetisi dengan modal berharga.

Kemenangan di laga perdana tentu menjadi suntikan kepercayaan diri bagi Semen Padang. Namun, pelatih kepala Nil Maizar tidak ingin para pemain terlena dengan hasil tersebut.

Menurut Nil, tiga poin di Banda Aceh memang penting, tetapi kompetisi masih sangat panjang. Semen Padang masih memiliki banyak pertandingan yang harus dijalani sehingga evaluasi tetap menjadi bagian penting setelah laga pertama.

Nil Maizar Akui Persiraja Berikan Perlawanan Sengit

Nil Maizar memberikan apresiasi terhadap perjuangan para pemain Semen Padang yang mampu mempertahankan fokus hingga pertandingan berakhir.

Pelatih berpengalaman itu menilai Persiraja mampu memberikan tekanan, terutama pada babak pertama. Semen Padang sempat kesulitan mengembangkan permainan secara maksimal karena beberapa kesalahan teknis masih dilakukan pemain.

Passing yang kurang akurat dan kontrol bola yang belum sempurna menjadi sejumlah catatan yang akan diperbaiki tim pelatih.

Memasuki babak kedua, permainan Semen Padang dinilai mengalami perkembangan. Para pemain mulai lebih tenang dalam menguasai bola dan menjalankan rencana permainan hingga akhirnya peluang tersebut menghasilkan gol kemenangan melalui Ary Maring.

Baca Juga :  Persela Lamongan Siap Tempur! Bima Sakti Puas Kondisi Fisik Pemain Jelang Lawan Persiba Balikpapan

Bagi Nil, kemenangan tersebut memiliki arti penting karena menunjukkan mental bertanding para pemain. Meski demikian, ia meminta seluruh skuad tetap rendah hati dan menjadikan kemenangan perdana sebagai awal untuk menghadapi tantangan berikutnya.

Ary Maring Jadi Pembeda

Pertandingan Persiraja kontra Semen Padang berjalan dengan tempo yang cukup ketat. Kedua tim berusaha mencari celah untuk menciptakan peluang, tetapi hingga turun minum belum ada gol yang tercipta.

Semen Padang kemudian tampil lebih efektif selepas jeda. Tekanan yang dibangun akhirnya membuahkan hasil ketika Ary Maring mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-71.

Gol tersebut membuat Kabau Sirah berada dalam posisi unggul. Setelah itu, Semen Padang berusaha menjaga keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan.

Persiraja terus berusaha mencari gol penyama kedudukan, tetapi pertahanan Semen Padang mampu mempertahankan keunggulan 1-0 sampai pertandingan selesai.

Hasil tersebut membuat Semen Padang pulang dari Banda Aceh dengan tiga poin sekaligus menjadi modal penting untuk menatap pertandingan selanjutnya.

David Maulana: Kekompakan Jadi Kunci

Dari sisi pemain, gelandang Semen Padang David Maulana menyebut kemenangan atas Persiraja tidak terlepas dari kekompakan seluruh pemain.

Pemain berusia 24 tahun itu menilai skuad Kabau Sirah mampu menjaga disiplin dan menjalankan instruksi yang diberikan tim pelatih selama pertandingan.

Menurut David, kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil pada babak kedua. Para pemain tidak kehilangan fokus meski pertandingan berjalan ketat dan tuan rumah memberikan tekanan.

Baca Juga :  PSPS Pekanbaru Matangkan Persiapan, Persela Jadi Ujian Terakhir Jelang Championship 2026/27

David juga menegaskan bahwa kemenangan perdana ini bukan alasan bagi Semen Padang untuk berhenti berkembang.

Ia menyadari masih banyak pertandingan yang harus dilalui. Karena itu, seluruh pemain berkomitmen menjadikan laga melawan Persiraja sebagai bahan evaluasi sekaligus pijakan untuk tampil lebih baik pada pertandingan berikutnya.

Kabau Sirah Diminta Tetap Membumi

Tiga poin dari Banda Aceh menjadi awal yang menjanjikan bagi Semen Padang FC di Pegadaian Championship 2026/27. Namun, Nil Maizar memahami bahwa perjalanan menuju target musim ini masih panjang.

Kemenangan 1-0 tersebut memperlihatkan bahwa Semen Padang mampu bertahan dalam tekanan dan memanfaatkan momentum untuk mencetak gol. Di sisi lain, sejumlah persoalan teknis yang terlihat sepanjang pertandingan tetap harus segera diperbaiki.

Pesan Nil Maizar kepada skuadnya jelas: kemenangan perdana harus disyukuri, tetapi tidak boleh membuat pemain cepat puas.

Semen Padang masih memiliki banyak “anak tangga” yang harus dilewati. Konsistensi, disiplin, kerja keras dan kemampuan memperbaiki kesalahan akan menjadi modal penting Kabau Sirah dalam melanjutkan perjuangan di Pegadaian Championship 2026/27.

Dengan kemenangan di kandang Persiraja, Semen Padang setidaknya telah membuka kompetisi dengan langkah positif. Kini, tantangan berikutnya adalah mempertahankan momentum tersebut dan membuktikan bahwa kemenangan di Banda Aceh bukan sekadar keberuntungan pada laga pembuka. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *