TEGAL, viralsumsel.com – Sriwijaya FC kembali menjadi sorotan jelang laga lanjutan Pegadaian Championship atau Liga 2 Indonesia 2025/26.
Tim berjuluk Laskar Wong Kito dilaporkan tidak menghadiri agenda konferensi pers (press conference) jelang pertandingan menghadapi Persekat Tegal, yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (10/1/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Trisanja, Tegal.
Ketidakhadiran Sriwijaya FC dalam agenda resmi tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak tuan rumah.
Media Officer Persekat Tegal menyebutkan bahwa hingga batas waktu yang ditentukan, perwakilan dari Sriwijaya FC tidak hadir dalam sesi konferensi pers pra-pertandingan.
Agenda press conference sejatinya merupakan bagian wajib dalam rangkaian pertandingan resmi Liga 2 yang diatur secara tegas dalam regulasi.
Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang informasi bagi media serta memastikan transparansi dan profesionalisme klub peserta kompetisi.
Dalam Pasal 45 Regulasi Liga, dijelaskan bahwa klub tuan rumah bertanggung jawab atas penyelenggaraan konferensi pers pra-pertandingan yang dilakukan satu hari sebelum laga.
Selain itu, pelatih kepala dan satu pemain yang masuk starting XI dari masing-masing klub diwajibkan hadir dan berpartisipasi dalam agenda tersebut. Media officer dari kedua klub juga memiliki tanggung jawab untuk memastikan kehadiran perwakilan tim.
Regulasi tersebut juga menyebutkan bahwa konferensi pers pra-pertandingan dapat dilakukan secara daring atau hybrid dengan persetujuan dari pihak LIB. Namun, ketidakhadiran tanpa keterangan resmi tetap dianggap sebagai pelanggaran.
Akibat absennya Sriwijaya FC dalam press conference jelang laga ini, klub asal Sumatera Selatan tersebut berpotensi menerima sanksi denda sebesar Rp12.500.000 sebagaimana tercantum dalam regulasi. Sanksi tersebut diberikan sebagai bentuk penegakan disiplin dan komitmen profesional klub peserta kompetisi.
Situasi ini semakin menambah daftar persoalan yang tengah dihadapi Sriwijaya FC. Sebelumnya, tim ini diketahui sedang berada dalam kondisi sulit, baik dari sisi finansial maupun operasional.
Meski demikian, Laskar Wong Kito tetap memastikan keberangkatan tim ke Tegal agar pertandingan tetap berjalan dan klub tidak terkena sanksi walk out (WO).
Belum ada pernyataan resmi dari manajemen Sriwijaya FC terkait alasan ketidakhadiran mereka dalam agenda konferensi pers tersebut. Publik kini menantikan klarifikasi sekaligus langkah yang akan diambil klub untuk menyikapi potensi sanksi dari operator liga. (bbs)








