VIRALSUMSEL.COM, Palembang – Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamen HAM) Republik Indonesia, Mugiyanto, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) atas dukungan konkret dan berkelanjutan terhadap penguatan kelembagaan serta pelaksanaan tugas Kementerian Hak Asasi Manusia di daerah.
Apresiasi tersebut disampaikan Mugiyanto dalam kunjungan kerja perdananya ke Sumatera Selatan yang bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus menjalin silaturahmi dengan jajaran Pemprov Sumsel. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah awal konsolidasi Kementerian HAM sebagai institusi baru di bawah Kabinet Merah Putih pimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Kehadiran Wamen HAM RI beserta rombongan disambut langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan, H. Cik Ujang, di Ruang Rapat Bina Praja Pemprov Sumsel, Jumat (9/1/2026) pagi. Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi lintas sektor.
Dalam arahannya, Mugiyanto menjelaskan bahwa Kementerian HAM saat ini masih berada dalam fase penataan menyeluruh. Penataan tersebut mencakup pembangunan sarana dan prasarana, penguatan kelembagaan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar mampu menjalankan tugas pelayanan publik berbasis HAM secara optimal.
“Kementerian HAM merupakan institusi baru yang pada dasarnya memulai dari nol. Namun kami sangat bersyukur, khususnya atas laporan dari Kanwil di Sumatera Selatan, yang menunjukkan bahwa dukungan Pemprov Sumsel sangat luar biasa, mulai dari hibah hingga bantuan teknis lainnya,” ujar Mugiyanto.
Ia juga menyoroti soliditas dan kekompakan unsur vertikal di Sumatera Selatan. Menurutnya, koordinasi antara Kanwil HAM, Kanwil Hukum, Imigrasi, dan Pemasyarakatan telah berjalan harmonis dan menjadi contoh sinergi antarlembaga di daerah.
Mugiyanto menilai sinergi tersebut sebagai modal penting dalam memperkuat perlindungan dan pemenuhan HAM, sekaligus membuka ruang kerja sama lintas sektor yang lebih luas di masa mendatang.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang menegaskan bahwa kunjungan Wamen HAM RI merupakan kehormatan bagi daerah sekaligus menjadi penguat komitmen Pemprov Sumsel dalam mengimplementasikan nilai-nilai hak asasi manusia.
“Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berkomitmen penuh terhadap penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia di seluruh sektor pembangunan,” tegas Cik Ujang.
Ia menjelaskan, Pemprov Sumsel secara konsisten menjalankan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM). Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah penyediaan bantuan hukum gratis bagi masyarakat miskin, serta upaya pemulihan hak-hak korban pelanggaran HAM secara bijaksana dan bermartabat.
Selain itu, kebijakan pembangunan daerah juga diarahkan pada pemenuhan hak dasar masyarakat, seperti akses pendidikan, layanan kesehatan yang layak, ketahanan pangan, serta penciptaan lapangan kerja yang berkeadilan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda dan instansi vertikal, di antaranya Pangdam II/Sriwijaya yang diwakili Kapok Sahli Pangdam II/Swj Brigjen TNI Junaidi, M.Sos., M.Si., Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang Anang Permana, S.H., M.H., Kapolda Sumsel yang diwakili Kabidkum Polda Sumsel Kombes Pol. Sigit Adiwuryanto, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel yang diwakili Koordinator Intelijen Agus Kelana, S.H., M.H., serta Kepala Kanwil Kementerian HAM Provinsi Sumatera Selatan Hendry Marulitua. (win)






