VIRALSUMSEL.COM, Medan – Kebersamaan PSMS Medan dengan pelatih kepala Kas Hartadi resmi berakhir. Kepastian tersebut disampaikan manajemen Ayam Kinantan melalui unggahan di akun media sosial resmi klub, dua hari lalu, yang mengucapkan terima kasih atas dedikasi sang pelatih selama menukangi tim.
“Terima kasih Coach @kas.hartadi99 🙏🏻 Sehat selalu dan sukses untuk karier berikutnya💚,” tulis manajemen PSMS Medan dalam unggahan singkat yang menandai berakhirnya kerja sama tersebut.
Keputusan berpisah ini tak lepas dari proses evaluasi menyeluruh yang sebelumnya telah disampaikan manajemen klub. Evaluasi dilakukan menyusul hasil dua pertandingan terakhir PSMS Medan yang dinilai belum sesuai ekspektasi, yakni saat menghadapi Sriwijaya FC dan Persikad Depok.
Beberapa pekan sebelumnya, Presiden Klub PSMS Medan, Fendi Jonathan, secara terbuka menyatakan bahwa dua laga tersebut menjadi tolok ukur utama bagi manajemen dalam menilai kinerja tim pelatih maupun para pemain. Ia menegaskan, manajemen tidak tinggal diam dan terus bekerja melakukan penilaian secara objektif.
“Proses evaluasi sedang berjalan, baik untuk pelatih maupun pemain,” ujar Fendi Jonathan, Senin (5/1/2025).
Fendi juga meminta seluruh pendukung PSMS Medan, khususnya suporter setia Ayam Kinantan, untuk bersabar menunggu keputusan resmi manajemen. Menurutnya, sikap manajemen yang terkesan senyap bukan berarti tanpa kerja.
“Mohon bersabar. Kami diam bukan berarti tidak bekerja,” tegasnya.
Proses evaluasi ini menjadi sorotan luas publik sepak bola Sumatera Utara, terutama di kalangan pendukung PSMS Medan.
Pasalnya, salah satu dari dua pertandingan yang dijadikan bahan evaluasi berakhir dengan hasil negatif. PSMS Medan harus mengakui keunggulan Persikad Depok dengan skor tipis 0-1 dalam laga yang digelar pada Sabtu (3/1/2025).
Saat itu, Fendi hanya memberikan pernyataan singkat dan meminta semua pihak menunggu pengumuman resmi dari manajemen terkait hasil evaluasi. “Tunggu pengumuman resminya saja,” ucapnya.
Hingga pekan ke-14 kompetisi, performa PSMS Medan dinilai belum sepenuhnya stabil. Tim kebanggaan Kota Medan tersebut masih tertahan di peringkat ke-7 klasemen sementara Grup Barat dengan koleksi 17 poin. Dari total 14 pertandingan, PSMS mencatatkan 4 kemenangan, 5 kekalahan, dan 5 hasil imbang.
Hasil tersebut dianggap belum cukup untuk memenuhi target manajemen, sehingga langkah perombakan, termasuk pergantian pelatih, akhirnya diambil sebagai upaya memperbaiki performa tim pada sisa musim kompetisi. (bbs)






