Sutan Zico Angkat Kaki dari Sriwijaya FC, Ini Catatan Statistiknya

PALEMBANG, viralsumsel.com — Laga melawan Persekat Tegal pada Sabtu (10/1/2026) menjadi momen perpisahan bagi Sutan Diego Armando Ondriano Zico bersama Sriwijaya FC.

Penyerang muda berusia 24 tahun itu dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari skuad Elang Andalas usai pertandingan tersebut.

Perpisahan ini menambah daftar pemain yang hengkang dari Sriwijaya FC di tengah situasi sulit klub pada kompetisi Pegadaian Championship (Liga 2) musim 2025/26.

Kondisi finansial yang belum stabil serta performa tim yang terpuruk di papan bawah klasemen Grup Barat membuat restrukturisasi skuad tak terelakkan.

Sutan Zico menyampaikan ungkapan terima kasih dan perpisahan melalui akun Instagram pribadinya, @sutanzicoo, pada Minggu (11/1/2026).

Dalam unggahannya, mantan pemain Persija Jakarta itu menuliskan kalimat bernada reflektif yang menggambarkan perjalanan emosionalnya selama membela Sriwijaya FC.

Baca Juga :  Persipra FC Tur Sumsel, Silaturahmi Sekaligus Asah Kemampuan

“Terlalu manis untuk dilupakan
Terlalu pahit untuk dikenang
Terima kasih.💛💚,” tulis Zico.

Ia mengisyaratkan bahwa kebersamaan dengan klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan tersebut menyimpan banyak kenangan, baik manis maupun pahit, yang akan menjadi bagian penting dalam perjalanan karier profesionalnya.

“Terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan. Banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan di sini,” tulisnya, tanpa menyebutkan secara rinci langkah karier selanjutnya.

Secara statistik, Sutan Zico mencatatkan kontribusi yang cukup signifikan selama berseragam Sriwijaya FC musim ini. Ia tampil dalam 15 pertandingan dan berhasil mencetak tiga gol.

Selain itu, Zico juga melepaskan 16 tembakan, enam di antaranya tepat sasaran, serta mencatatkan akurasi umpan 141 sukses dari 202 percobaan.

Baca Juga :  Adhyaksa FC Banten Siap Hadapi Sriwijaya FC, Laskar Wong Kito Datang dengan Rekor Buruk

Tak hanya berkontribusi di lini serang, Zico juga menunjukkan peran defensif dengan torehan delapan tekel, 10 intersepsi, dan lima sapuan. Dari sisi disiplin, ia hanya mengoleksi satu kartu kuning tanpa pernah menerima kartu merah sepanjang musim.

Meski performa individunya terbilang cukup stabil, kondisi tim yang belum mampu meraih kemenangan hingga pekan ke-15 membuat Sriwijaya FC berada di posisi juru kunci klasemen dengan raihan dua poin. Situasi tersebut menjadi latar belakang terjadinya perombakan skuad, termasuk kepergian sejumlah pemain inti.

Perpisahan Sutan Zico pun menandai berakhirnya satu babak perjalanan sang penyerang bersama Elang Andalas. Ke depan, publik sepak bola Tanah Air menantikan langkah selanjutnya dari pemain yang dikenal memiliki kecepatan dan naluri menyerang tersebut. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *