Tak Perlu ke RS, Puskesmas Palembang Kini Bisa Rawat Inap

PALEMBANG, viralsumsel.com Pemerintah Kota Palembang terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan primer yang inklusif, merata, dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.

Wali Kota Palembang Drs. Ratu Dewa, M.Si secara resmi meresmikan layanan puskesmas rawat inap sekaligus puskesmas ramah disabilitas di lima puskesmas, serta menyerahkan 10 unit ambulans layanan 24 jam, Selasa (6/1/2026).

Peresmian dipusatkan di Puskesmas Basuki Rahmat, Jalan Sersan Sani No.1305, Kecamatan Kemuning, dan dihadiri jajaran pejabat pemerintah daerah serta pemangku kepentingan sektor kesehatan.

Lima puskesmas yang kini resmi menyelenggarakan layanan rawat inap tersebut meliputi Puskesmas Basuki Rahmat, Puskesmas Alang-Alang Lebar, Puskesmas Sei Selincah, Puskesmas Sematang Borang, dan Puskesmas Sukarame.

Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Palembang untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang komprehensif, cepat, dan terjangkau, khususnya di tingkat layanan dasar.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan, penguatan fungsi puskesmas melalui layanan rawat inap merupakan langkah strategis dalam mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Peluncuran puskesmas rawat inap ini adalah wujud komitmen nyata Pemerintah Kota Palembang. Dengan adanya fasilitas rawat inap di puskesmas, masyarakat dapat memperoleh penanganan medis lanjutan tanpa harus selalu dirujuk ke rumah sakit, sehingga pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Ratu Dewa.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Provinsi Sumsel Raih Penghargaan Anugerah Lintas Politika Award 2022

Saat ini, Kota Palembang memiliki 42 puskesmas dan 67 puskesmas pembantu yang tersebar di 18 kecamatan. Selama ini, sebagian besar puskesmas melayani rawat jalan dan persalinan. Berdasarkan Data Profil Kesehatan Indonesia, baru sekitar 41 persen puskesmas di Indonesia yang memiliki layanan rawat inap, sementara 59 persen lainnya masih berstatus non rawat inap.

Melihat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah dijangkau, penguatan puskesmas rawat inap menjadi sebuah keharusan,” tambahnya.

Ratu Dewa juga mengungkapkan bahwa komitmen ini telah dimulai sejak Mei 2025, dengan diresmikannya layanan rawat inap perdana di Puskesmas Pembina Kelurahan Silaberanti, Kecamatan Jakabaring. Memasuki tahun 2026, cakupan layanan tersebut kembali diperluas ke lima puskesmas pembina lainnya.

Selain itu, Puskesmas Basuki Rahmat juga resmi menerapkan konsep puskesmas ramah disabilitas, menyusul Puskesmas Sosial yang lebih dahulu menerapkannya. Penyerahan 10 unit ambulans layanan 24 jam turut memperkuat sistem respons cepat pelayanan kesehatan di tingkat puskesmas.

Baca Juga :  Dewi Sastrani Dikukuhkan Jadi Ibunda Guru Kota Palembang

Ini merupakan komitmen kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Palembang, tanpa terkecuali,” tegas Ratu Dewa.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palembang dr. Hj. Fenty Aprina, M.Kes., Sp.KKLP menyampaikan bahwa pengembangan puskesmas rawat inap merupakan program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palembang.

Ke depan, Pemkot Palembang menargetkan setiap kecamatan memiliki minimal satu puskesmas rawat inap. Pada tahun 2026, ditargetkan terdapat tujuh puskesmas rawat inap, sekaligus memperluas pelayanan kesehatan tanpa diskriminasi, termasuk bagi penyandang disabilitas.

Pemkot Palembang juga terus meningkatkan fasilitas ramah disabilitas, termasuk puskesmas yang menjangkau permukiman padat hingga gang-gang sempit, namun tetap dilengkapi peralatan medis yang memadai dan ramah lingkungan,” pungkasnya.

Acara peresmian turut dihadiri Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sumatera Selatan M. Adrian Agustiansyah, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan dr. H. Trisnawarman, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palembang Edy Surlis, kepala perangkat daerah, serta para kepala puskesmas se-Kota Palembang. (nto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *