Tugas Berat Eko Saputro sebagai Manajer Baru Sriwijaya FC di Putaran Kedua

PALEMBANG, viralsumsel.com – Eko Saputro mendadak mencuat dan menjadi perhatian publik sepak bola nasional. Pengusaha muda kelahiran Bogor, 27 November 1987, ini resmi mengambil peran penting sebagai Manajer Tim Sriwijaya FC pada putaran kedua Pegadaian Championship 2025/26, di tengah kondisi klub yang sedang tidak ideal.

Masuknya Eko Saputro bukan sekadar langkah bisnis. Ia menegaskan keputusannya dilandasi rasa kepedulian serta kedekatan emosional dengan Sriwijaya FC. Hubungannya dengan klub sudah terjalin sejak lama, terutama melalui kerja sama apparel dan komunikasi intens dengan jajaran manajemen.

“Saya sudah lebih dulu menangani apparel Sriwijaya FC. Selain itu, saya juga cukup dekat dengan Pak Anggoro selaku Direktur Olahraga PT SOM. Dari situ muncul keinginan untuk ikut membantu lebih jauh,” ujar Eko kepada wartawan.

Melalui Ereight Apparel, Eko Saputro tercatat sebagai sponsor resmi jersey Sriwijaya FC. Kedekatan tersebut membuatnya tak ragu turun langsung membantu klub, bahkan dengan kesiapan mengalokasikan dana pribadi demi menjaga kelangsungan tim di tengah keterbatasan finansial.

Baca Juga :  Ronaldo Borong Dua Gol, Al-Nassr Hancurkan Al Hazem 4-0 di Liga Pro Saudi

Sebelum dipercaya menangani Sriwijaya FC, Eko telah lebih dulu menorehkan catatan positif bersama PSB Bogor. Selama empat musim, PSB Bogor selalu gagal melangkah dari fase grup. Namun, saat Eko terjun langsung bersama pelatih Tedi Berlian, PSB Bogor berhasil menembus 12 besar tanpa sekali pun merasakan kekalahan.

“Waktu itu kondisi PSB Bogor juga hampir tidak memungkinkan untuk ikut kompetisi. Saya mencoba masuk dan membantu. Kebetulan saya juga membina pemain-pemain liga serta pemain muda di Bogor sebagai wadah latihan,” ungkapnya.

Kini, tantangan yang dihadapi Eko Saputro jauh lebih besar. Sebagai manajer Sriwijaya FC, ia mengemban tugas menjaga stabilitas tim, khususnya dalam hal operasional dan kesejahteraan pemain. Ia tidak menampik kondisi finansial klub sangat terbatas, namun tetap berkomitmen membantu sesuai kemampuan.

Baca Juga :  Live Sriwijaya FC vs FC Bekasi City : Sriwijaya FC Kecolongan Gol "Kilat" Babak Kedua

“Untuk urusan gaji, kondisinya memang sangat minim. Mudah-mudahan saya bisa membantu dari sisi operasional, termasuk gaji pemain dan kebutuhan laga tandang,” kata Eko, yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Pakuan.

Selain dikenal sebagai penggemar olahraga basket dan sepak bola, Eko Saputro juga aktif di dunia usaha. Ia tercatat sebagai pendiri dan pengelola sejumlah perusahaan, antara lain PT Eco Multi Sinergi, PT Eco Metalindo Indonesia, CV Eco Karya Solusi, Fiberco, serta 8Essentials. Latar belakang tersebut menjadikannya figur entrepreneur yang diharapkan mampu membawa manajemen yang lebih tertata bagi Sriwijaya FC di tengah krisis. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *