Warga Keluhkan Kabel PLN Putus, Bupati Toha Langsung Hubungi Manager PLN

MUBA, VIRALSUMSEL.COM – Respons cepat ditunjukkan Bupati Musi Banyuasin (Muba) H M Toha Tohet SH saat menerima keluhan warga di tengah agenda peninjauan penanganan kebakaran hutan, kebun dan lahan (karhutbunlah) di Desa Tanjung Agung Timur, Kecamatan Lais, Jumat (4/9/2026).

Usai meninjau kondisi karhutbunlah di wilayah tersebut, Bupati Toha tiba-tiba dihampiri sejumlah warga. Mereka menyampaikan persoalan gangguan jaringan listrik yang terjadi setelah kabel PLN di wilayah mereka putus dan diduga akibat pencurian.

Gangguan tersebut membuat pasokan listrik ke masyarakat terganggu. Warga pun berharap pemerintah daerah dapat membantu mendorong percepatan penanganan agar layanan listrik kembali normal.

Mendapat laporan tersebut, Bupati Toha tidak menunda tindak lanjut. Didampingi Asisten I Pemkab Muba H Ardiansyah PhD dan Camat Lais Heru Kharisma SIP MSi, ia langsung menghubungi Manager PLN melalui sambungan telepon.

Di hadapan warga, Bupati meminta pihak PLN segera melakukan pengecekan dan memperbaiki jaringan listrik yang mengalami gangguan. Ia menekankan agar masyarakat tidak dibiarkan terlalu lama menghadapi dampak putusnya jaringan.

“Kalau jaringan listrik memang mengalami kerusakan karena kabel terputus, saya minta segera diperbaiki. Jangan sampai masyarakat terlalu lama merasakan dampak dari gangguan tersebut,” tegas Toha.

Baca Juga :  M Toha Tohet Pastikan Pajak di Muba Tidak Bebani UMKM, Perusahaan Wajib Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Dugaan Pencurian Kabel Diminta Dilaporkan

Selain persoalan pelayanan listrik, Bupati Toha juga menyoroti dugaan pencurian kabel yang disampaikan warga. Menurutnya, jika hasil pengecekan menunjukkan adanya unsur pencurian, persoalan tersebut perlu segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum.

Ia menilai pencurian kabel listrik bukan hanya berdampak terhadap pelayanan masyarakat, tetapi juga berkaitan dengan aspek keamanan di lingkungan warga.

Toha meminta kejadian tersebut tidak dibiarkan begitu saja. Jika benar terdapat tindak pidana, proses penanganannya perlu dilakukan sesuai ketentuan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Apabila memang ada indikasi pencurian, silakan segera dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Persoalan ini harus ditindaklanjuti supaya tidak kembali merugikan masyarakat,” ujarnya.

Sikap cepat Bupati tersebut mendapat respons positif dari warga Desa Tanjung Agung Timur. Mereka mengapresiasi langkah Toha yang langsung berkomunikasi dengan pihak PLN setelah mendengar keluhan masyarakat.

Warga Berharap Listrik Segera Normal

Salah seorang warga menyampaikan apresiasi karena keluhan mengenai gangguan listrik tersebut langsung mendapat perhatian dari Bupati Muba.

Menurut warga, komunikasi langsung yang dilakukan Bupati dengan pihak PLN memberikan harapan agar perbaikan jaringan dapat segera dilakukan. Selain itu, masyarakat juga berharap dugaan pencurian kabel dapat ditelusuri sehingga tidak menimbulkan gangguan serupa di kemudian hari.

Baca Juga :  Peduli Bencana Sumatera, Warga hingga Pejabat Muba Galang Bantuan Baju Layak Pakai

Warga berharap aliran listrik dapat segera kembali normal dan aktivitas masyarakat tidak terus terganggu.

Respons tersebut menunjukkan bahwa persoalan pelayanan dasar masyarakat menjadi perhatian pemerintah daerah, bahkan ketika kepala daerah sedang menjalankan agenda lain di lapangan.

Peninjauan karhutbunlah di Kecamatan Lais sendiri menjadi bagian dari upaya pemerintah melihat langsung kondisi kebakaran sekaligus memperkuat koordinasi dalam penanganannya. Namun di sela kegiatan tersebut, Bupati Toha tetap memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.

Bagi masyarakat, kehadiran pemerintah di lapangan bukan hanya terkait agenda utama yang sedang dijalankan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan tindak lanjut.

Dalam kasus gangguan listrik di Desa Tanjung Agung Timur, Bupati Toha memilih merespons secara langsung dengan menghubungi pihak PLN dan meminta perbaikan segera dilakukan. Sementara terkait dugaan pencurian kabel, masyarakat didorong untuk menempuh jalur hukum agar persoalan tersebut dapat ditangani secara lebih serius. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *