MUBA, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, bersama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, Provinsi Jambi, memperkuat koordinasi dalam menghadapi potensi bencana di kawasan perbatasan.
Penguatan sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana di Wilayah Perbatasan. Kesepakatan ini menjadi landasan bagi kedua daerah untuk membangun mekanisme penanganan bencana yang lebih terkoordinasi, cepat, dan berkelanjutan.
Dokumen kerja sama tersebut tercatat dengan Nomor T-100.3.7.1/06/PKS/BPBD/2026 dari Kabupaten Musi Banyuasin dan Nomor 120.2/29PKS/KS/2026 dari Kabupaten Muaro Jambi.
Kerja sama lintas daerah ini dinilai penting karena bencana tidak mengenal batas administratif. Suatu kejadian yang berlangsung di satu wilayah dapat berdampak terhadap daerah lain, terutama kawasan yang berada di sekitar perbatasan.
Karena itu, diperlukan kesiapan bersama, baik dalam pertukaran informasi, koordinasi personel maupun penanganan ketika kondisi darurat terjadi.
Bencana Tak Mengenal Batas Wilayah
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Musi Banyuasin Marco Susanto, S.STP., M.Si., mengatakan kolaborasi dengan daerah tetangga menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem penanggulangan bencana.
Menurutnya, penanganan bencana di kawasan perbatasan membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan agar setiap langkah yang diambil dapat berjalan efektif dan tidak terkendala batas kewenangan.
“Penanganan bencana membutuhkan kerja bersama karena dampaknya bisa melampaui batas wilayah. Melalui koordinasi yang cepat dan berkelanjutan, pemerintah daerah bersama BPBD serta unsur terkait dapat merespons kejadian secara lebih efektif,” ujar Marco.
Ia menambahkan, kerja sama tersebut juga diarahkan untuk memastikan masyarakat yang tinggal di kawasan perbatasan mendapatkan perlindungan dan pelayanan kebencanaan secara optimal.
Dengan adanya kesepakatan tersebut, kedua pemerintah daerah memiliki komitmen untuk saling mendukung dalam menghadapi berbagai kondisi yang berpotensi mengancam keselamatan masyarakat.
Dari Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, kegiatan penandatanganan dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Muba Marco Susanto, Sekretaris BPBD, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, serta jajaran staf BPBD Muba.
Sementara dari Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi hadir Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. Indra Gunawan, M.H., Kepala Pelaksana BPBD Muaro Jambi Paruhuman Lubis, S.PT., Kepala Bagian Kerja Sama Kabupaten Muaro Jambi Supri Hardi, S.E., beserta jajaran.
Meliputi Seluruh Tahapan Penanggulangan Bencana
Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Muaro Jambi Indra Gunawan menyampaikan, kerja sama tersebut merupakan bentuk keseriusan kedua pemerintah daerah dalam memperkuat penanggulangan bencana secara menyeluruh.
Menurutnya, ruang lingkup kerja sama tidak hanya berkaitan dengan tindakan ketika bencana telah terjadi. Upaya pencegahan, mitigasi, kesiapsiagaan hingga pemulihan setelah bencana juga menjadi bagian penting yang perlu dikoordinasikan.
“Kesepakatan ini menjadi pijakan bersama untuk memperkuat koordinasi sejak tahap pencegahan dan mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan keadaan darurat hingga pemulihan pascabencana, terutama terhadap kejadian yang dapat memengaruhi wilayah perbatasan,” kata Indra.
Ia berharap PKS yang telah disepakati tidak berhenti sebagai dokumen administratif. Sebaliknya, kerja sama tersebut harus diterapkan dalam bentuk mekanisme koordinasi yang jelas sehingga masing-masing pihak mengetahui langkah yang harus dilakukan saat menghadapi situasi kebencanaan.
Menurut dia, kejelasan mekanisme tersebut akan membantu mempercepat respons pemerintah ketika terjadi bencana yang membutuhkan penanganan bersama.
Perkuat Perlindungan Masyarakat Perbatasan
Melalui kerja sama antara Muba dan Muaro Jambi, penanganan bencana di kawasan perbatasan diharapkan semakin terpadu dan responsif.
Koordinasi antardaerah juga diharapkan dapat membantu meminimalkan risiko serta mengurangi dampak bencana terhadap masyarakat. Selain itu, sinergi yang dibangun dapat memperkuat kesiapsiagaan pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
BPBD Kabupaten Musi Banyuasin menyatakan akan terus melanjutkan kolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dan seluruh unsur terkait.
Penguatan kerja sama tersebut menjadi bagian dari komitmen kedua daerah untuk membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap, terkoordinasi, dan mampu memberikan perlindungan kepada masyarakat, khususnya warga yang berada di kawasan perbatasan Sumatera Selatan dan Jambi.
Dengan sinergi yang semakin kuat, pemerintah berharap setiap potensi bencana dapat diantisipasi lebih dini dan setiap kejadian yang membutuhkan penanganan lintas wilayah dapat direspons secara cepat demi keselamatan masyarakat. (dev/ion)






