Pemkab Muba Dukung UKW Angkatan ke-51 PWI, Perkuat Profesionalisme Wartawan di Era Digital

SEKAYU, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Pemkab Muba) menyambut positif pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan ke-51 PWI Kabupaten Muba Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia insan pers sekaligus memperkuat profesionalisme jurnalistik di tengah perkembangan ekosistem media yang semakin dinamis.

Mewakili Bupati Muba H. M. Toha Tohet, SH, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Muba H. Ardiansyah, SE, MM, PhD secara resmi membuka pelaksanaan UKW Angkatan ke-51 PWI Kabupaten Muba, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang diikuti para wartawan tersebut berlangsung di Aula Gedung PBG Sekayu dan menjadi salah satu momentum untuk mengukur sekaligus meningkatkan kompetensi wartawan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistik secara profesional.

Dalam sambutannya, Ardiansyah memberikan apresiasi kepada PWI Kabupaten Muba yang dinilai konsisten menghadirkan program-program positif untuk mendorong peningkatan kapasitas serta profesionalisme wartawan di daerah.

Menurutnya, pelaksanaan UKW tidak seharusnya hanya dipandang sebagai tahapan untuk memperoleh sertifikat kompetensi. Lebih dari itu, UKW merupakan momentum penting untuk memperkuat kualitas, integritas, objektivitas dan tanggung jawab wartawan dalam menjalankan profesinya.

“UKW bukan sekadar proses memperoleh sertifikat, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kualitas, integritas, objektivitas, dan tanggung jawab wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik,” ujar Ardiansyah.

Pers Punya Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Ardiansyah mengatakan, pers memiliki posisi strategis dalam proses pembangunan daerah. Wartawan tidak hanya bertugas menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki peran sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberikan edukasi kepada publik.

Baca Juga :  Muba Teguhkan Komitmen Bersama Atasi Pekerja Anak di Sektor Pertanian

Selain itu, insan pers juga diharapkan mampu mengawal jalannya pembangunan serta menyampaikan kritik dan masukan secara konstruktif.

Menurut Ardiansyah, peran tersebut semakin penting seiring dengan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat. Perkembangan teknologi digital membuat informasi dapat beredar dengan sangat cepat dan menjangkau masyarakat dalam waktu singkat.

Namun, kecepatan tersebut harus tetap diimbangi dengan kemampuan wartawan melakukan verifikasi, memastikan akurasi informasi, memahami serta menjalankan kode etik jurnalistik, dan menyajikan pemberitaan secara objektif.

“Karena itu, kompetensi menjadi hal yang sangat penting. Jangan sampai kecepatan menyampaikan informasi mengalahkan ketepatan dan akurasi. Wartawan harus tetap berpegang pada kode etik dan profesionalisme,” tegasnya.

Ia berharap seluruh peserta UKW Angkatan ke-51 dapat mengikuti setiap tahapan dengan sungguh-sungguh. Dengan demikian, kompetensi yang diperoleh nantinya dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas jurnalistik sekaligus meningkatkan kualitas pemberitaan kepada masyarakat.

PWI Sumsel Tekankan Kompetensi dan Integritas

Ketua PWI Sumsel Kurnaidi turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan UKW Angkatan ke-51 PWI Kabupaten Muba. Menurutnya, penyelenggaraan UKW merupakan langkah idealis dalam menjaga dan meningkatkan mutu profesi wartawan.

Kurnaidi menekankan bahwa perkembangan dunia digital menghadirkan tantangan tersendiri bagi insan pers. Wartawan dituntut tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi dan kecepatan informasi, tetapi juga memiliki kompetensi, wawasan yang luas serta integritas dalam menjalankan profesinya.

Kompetensi tersebut dinilai penting agar wartawan mampu menghadapi derasnya arus informasi, menjaga marwah organisasi profesi, sekaligus mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap pers.

Baca Juga :  Semangat Kartini di Muba, TP PKK Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Perempuan

“Seluruh anggota PWI harus berkompeten. Persaingan di dunia digital menuntut wartawan semakin kokoh, profesional, dan berwawasan luas,” tegas Kurnaidi.

UKW Diikuti Wartawan Muba dan Lubuk Linggau

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Muba Intan Heldiana Putri, S.IP. menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Muba atas dukungan serta sinergi yang selama ini terjalin dalam pengembangan dunia jurnalistik di Kabupaten Muba.

Ia menjelaskan, UKW Angkatan ke-51 tersebut menghadirkan tiga jenjang kompetensi wartawan, yakni Wartawan Muda, Wartawan Madya, dan Wartawan Utama.

Peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Muba. Pelaksanaan UKW kali ini juga diikuti wartawan dari Lubuk Linggau. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kompetensi jurnalistik secara berkelanjutan.

Intan berharap pelaksanaan UKW dapat memberikan manfaat bagi para peserta, terutama dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme ketika menjalankan tugas jurnalistik di tengah perkembangan industri media yang terus berubah.

Kegiatan pembukaan UKW Angkatan ke-51 PWI Kabupaten Muba turut dihadiri Direktur UKW PWI Pusat Firdaus Komar yang mewakili PWI Pusat, Pimpinan Bank Sumsel Babel Cabang Sekayu Irwan Antoni, Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Sumsel Richan Jo, serta tim penguji UKW John Heri dan H. Oktavriyadi.

Pelaksanaan UKW tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen organisasi profesi wartawan untuk memastikan insan pers memiliki kompetensi yang memadai, memahami etika jurnalistik, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah derasnya arus informasi digital. (dev/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *