Garudayaksa FC Pertahankan Rekor Tak Terkalahkan, Termasuk Sriwijaya FC, Tiga Tim Masih Puasa Kemenangan di Pegadaian Championship 2025/26

JAKARTA, viralsumsel.com Kompetisi Pegadaian Championship 2025/26 semakin memanas seiring berakhirnya laga pekan ke-8. Persaingan ketat tersaji di dua grup utama, baik di papan atas maupun bawah, dengan sejumlah tim menunjukkan tren performa yang kontras.

Di Grup 1 (Grup Barat), Garudayaksa FC masih menjadi tim yang paling konsisten. Klub besutan pelatih Khamid Mulyono itu belum sekalipun menelan kekalahan dari delapan laga yang telah dijalani. Bahkan pada laga tandang terakhir di markas PSMS Medan, Garudayaksa sukses membawa pulang kemenangan meyakinkan dengan skor 2-0.

Kemenangan tersebut memperkokoh posisi Garudayaksa di puncak klasemen sementara Grup Barat dengan raihan 20 poin, hasil dari enam kemenangan dan dua hasil imbang. Ketangguhan lini belakang yang rapat dan efektivitas serangan membuat tim ini layak disebut sebagai kandidat kuat juara fase grup.

Di bawahnya, Adhyaksa FC Banten menempel ketat di peringkat kedua dengan 15 poin, disusul PSMS Medan yang berada di posisi ketiga dengan 12 poin. Sementara tiga tim lain, yakni FC Bekasi City, Sumsel United, dan Persiraja Banda Aceh, sama-sama mengoleksi 11 poin, menandakan betapa ketatnya perebutan posisi empat besar.

Baca Juga :  Sriwijaya FC Bakal Lakoni 3 Laga Uji Coba di Yogjakarta, Sekali Lawan Klub Liga 1

PSS Sleman Masih Kokoh di Grup Timur

Persaingan di Grup 2 (Grup Timur) juga tak kalah sengit. PSS Sleman tampil konsisten dan masih memimpin klasemen dengan 19 poin, hanya terpaut satu angka dari PS Barito Putera di posisi kedua yang mengantongi 18 poin.

Sementara itu, Deltras FC Sidoarjo tampil mengejutkan dengan menduduki peringkat ketiga berbekal 16 poin, disusul Persipura Jayapura dan Persela Lamongan yang sama-sama mengantongi 14 poin. Persaingan di papan atas grup ini dipastikan akan semakin panas menjelang penutupan putaran pertama.

Sriwijaya FC, PSIS, dan Persipal Masih Tanpa Kemenangan

Di sisi lain, cerita berbeda datang dari papan bawah. Sriwijaya FC yang sempat diunggulkan sebagai salah satu tim besar justru terpuruk di dasar klasemen Grup Barat dengan hanya dua poin dari delapan pertandingan.

Baca Juga :  PSSI Sumsel Gelar Workshop Piala Soeratin U-13 dan U-17 2025, Tekankan Disiplin dan Kepatuhan Regulasi

Nasib serupa juga dialami PSIS Semarang dan Persipal FC Palu, dua tim dari Grup Timur yang hingga kini belum mampu memetik kemenangan perdana mereka.

PSIS Semarang berada di posisi buncit dengan dua poin, diikuti Persiku Kudus di peringkat ke-9 dengan empat poin, serta Persipal FC Palu di urutan ke-8 dengan lima poin. Ketiga tim ini masih berjuang keras untuk lepas dari tren negatif dan mencari momentum kebangkitan.

Dengan kompetisi yang masih panjang, masih terbuka peluang bagi tim-tim papan bawah untuk bangkit. Namun, tekanan juga semakin besar mengingat performa impresif para pesaing di grup masing-masing. Pekan ke-9 mendatang diprediksi akan menjadi ajang penentuan bagi tim-tim yang masih mencari jati diri di kompetisi kasta kedua sepak bola Indonesia ini. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *