MUBA, viralsumsel.com – Nama Drs Syafaruddin bukan sosok baru di lingkungan birokrasi Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin. Lebih dari dua dekade mengabdi sebagai aparatur sipil negara (ASN), perjalanan kariernya dimulai dari jenjang paling dasar hingga dipercaya menduduki berbagai posisi strategis di pemerintahan daerah.
Lahir pada 23 April 1969, Syafaruddin memulai karier sebagai abdi negara setelah diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 1 Maret 1997 dan resmi menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 1 Juni 1998.
Perjalanan panjangnya di dunia birokrasi akhirnya mengantarkannya pada posisi tertinggi dalam struktur aparatur daerah. Pada Kamis (12/3/2026), ia resmi dilantik oleh Bupati Muba HM Toha Tohet sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kabupaten Musi Banyuasin.
Menurut Syafaruddin, perjalanan panjang tersebut merupakan proses pembelajaran yang terus berlangsung selama menjalani tugas sebagai aparatur pemerintah.
“Perjalanan panjang dalam birokrasi ini bagi saya adalah proses belajar yang tidak pernah selesai. Saya memulai dari jabatan sederhana, belajar memahami dinamika pelayanan publik, hingga akhirnya dipercaya memimpin beberapa perangkat daerah,” ujarnya.
Pendidikan dan Pengembangan Diri
Secara akademik, Syafaruddin menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Sumatera Selatan sebelum melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Ia meraih gelar Sarjana Ilmu Politik dari STISIPOL Candradimuka pada 1995.
Komitmennya untuk terus meningkatkan kapasitas diri juga ditunjukkan dengan melanjutkan pendidikan magister. Ia berhasil meraih gelar Magister Administrasi Publik dari Universitas Sjakhyakirti Palembang pada tahun 2022.
Karier Birokrasi yang Panjang
Karier struktural Syafaruddin dimulai pada 1999 ketika ia dipercaya menjabat Kepala Seksi Bantuan Sosial. Setahun kemudian, ia memimpin Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) sebelum kembali menempati sejumlah jabatan teknis, termasuk Kepala Seksi Sumber Daya Mineral pada awal 2000-an.
Pengalaman birokrasi yang terus berkembang membuatnya dipercaya menduduki berbagai posisi penting. Pada 2006 ia menjabat Kepala Sub Dinas Program dan Informasi, kemudian pada 2007 menjadi Kepala Bagian Tata Usaha, dan pada 2008 dipercaya sebagai Sekretaris.
Momentum penting dalam kariernya terjadi pada 2010 ketika ia diangkat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Musi Banyuasin. Setelah itu, berbagai jabatan strategis kembali diembannya, di antaranya Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil pada 2012 serta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) pada 2015.
Pengalaman kepemimpinannya semakin luas ketika pada 2016 ia dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jabatan yang kembali diembannya pada 2017.
Selanjutnya pada 2018, Syafaruddin menjabat Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, menambah panjang pengalaman lintas sektor dalam pengelolaan pemerintahan daerah.
Pada 2 Februari 2022, ia dipercaya menjadi Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Musi Banyuasin, posisi strategis yang berperan dalam koordinasi administrasi pemerintahan.
Selain itu, ia juga pernah menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pada Agustus 2025 serta Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Banyuasin pada November 2025.
Saat ini, Syafaruddin juga tercatat sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Musi Banyuasin sejak 11 Agustus 2025 dengan pangkat Pembina Utama Muda (IV/c), salah satu jenjang tinggi dalam karier ASN.
Komitmen untuk Pengabdian
Bagi Syafaruddin, setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan integritas dan tanggung jawab.
“Kabupaten Musi Banyuasin memiliki potensi besar. Tugas kita sebagai aparatur pemerintah adalah memastikan setiap kebijakan benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat harus selalu menjadi tujuan utama dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
“Jabatan bisa datang dan pergi, tetapi tanggung jawab kepada masyarakat harus tetap dijaga. Selama saya masih diberi kepercayaan, saya akan berusaha bekerja sebaik mungkin untuk kemajuan Musi Banyuasin,” tutupnya. (dev)













