SUNGAI LILIN, viralsumsel.com – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terus memperkuat komitmennya dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Keluarga Maju (PKM). Memasuki tahun kedua pelaksanaannya, program unggulan tersebut kembali menyasar ribuan pelaku usaha mikro dengan bantuan hibah modal usaha.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Musi Banyuasin, Kyai Abdur Rohman Husen, saat membuka Sosialisasi Program Keluarga Maju (PKM) Tahun Anggaran 2026 di Gedung Serbaguna Kecamatan Sungai Lilin, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini diikuti para kepala desa, lurah, serta kepala seksi kesejahteraan sosial dari Kecamatan Sungai Lilin, Babat Supat, dan Lalan. Turut hadir Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Muba Silvia Margaretha SH MH, Tim Ahli Bupati Muhammad Anas RA MSi, Plt Kepala Dinas Sosial Muba Deny SH MSi, Kepala Dinas Koperasi UKM Muba Zulkarnain SP, serta Camat Sungai Lilin Drs Yuliarto MSi.
Pemahaman Program Diperkuat
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menjelaskan bahwa sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman menyeluruh kepada masyarakat mengenai Program Keluarga Maju, mulai dari tujuan, sasaran penerima, persyaratan, mekanisme penyaluran bantuan, hingga hak dan kewajiban penerima manfaat.
Menurutnya, PKM merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin yang telah masuk dalam RPJMD 2025–2029 sebagai strategi mempercepat penanggulangan kemiskinan dan mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Program Keluarga Maju ini merupakan komitmen kami bersama Bupati H. M. Toha Tohet SH untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu diperlukan sinergi seluruh perangkat daerah agar program ini berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ujar Kyai Abdur Rohman Husen.
Sasar Pelaku UMKM dari Keluarga Penerima Manfaat
Abdur Rohman menjelaskan, bantuan diberikan kepada pelaku usaha mikro yang telah memiliki usaha maupun rintisan usaha dan berasal dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam DTSEN desil 1 hingga desil 5.
Sebelum ditetapkan sebagai penerima hibah, seluruh calon penerima akan melalui proses verifikasi dan validasi yang dilakukan tenaga pendamping dari Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Musi Banyuasin.
Pada Tahun Anggaran 2026, Pemkab Muba mengalokasikan 2.300 calon penerima manfaat.
Rinciannya meliputi:
926 pelaku usaha pada Tahap I.
1.375 pelaku usaha pada Tahap II sebagai lanjutan program rintisan usaha yang sebelumnya dijalankan Dinas Sosial.
“Program prioritas PKM ini telah mulai dilaksanakan sejak tahun 2025 melalui Dinas Sosial, Dinas Koperasi UKM, Dinas Ketenagakerjaan, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Harapannya masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi mampu meningkatkan pendapatan dan menjadi lebih mandiri secara ekonomi,” katanya.
Setiap Penerima Mendapat Hibah Rp10 Juta
Kepala Dinas Koperasi UKM Muba, Zulkarnain SP, menjelaskan bahwa sosialisasi di Sungai Lilin merupakan kegiatan ketiga setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Sekayu, Sungai Keruh, dan Babat Toman.
Selanjutnya, kegiatan serupa akan digelar di Kecamatan Bayung Lencir.
Menurut Zulkarnain, sebanyak 2.300 penerima manfaat tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin.
Setiap penerima akan memperoleh hibah modal usaha sebesar Rp10 juta.
Namun, pemerintah tidak hanya memberikan bantuan modal, melainkan juga pendampingan usaha agar dana hibah benar-benar mampu meningkatkan kapasitas usaha masyarakat.
“Tidak hanya bantuan modal, kami juga melakukan sosialisasi dan pendampingan agar usaha yang dijalankan benar-benar berkembang dan memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi keluarga,” jelas Zulkarnain.
Camat Harap Informasi Tersampaikan ke Masyarakat
Sementara itu, Camat Sungai Lilin, Drs. Yuliarto MSi, mengapresiasi dipilihnya wilayahnya sebagai lokasi pelaksanaan sosialisasi.
Ia berharap seluruh peserta dapat meneruskan informasi kepada masyarakat sehingga mekanisme Program Keluarga Maju dapat dipahami secara menyeluruh oleh calon penerima manfaat.
“Program Keluarga Maju merupakan wujud komitmen Pak Bupati H. M. Toha Tohet SH dan Wakil Bupati Kyai Abdur Rohman Husen dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga pelaksanaannya diharapkan benar-benar memberi manfaat bagi warga yang berhak menerima bantuan,” tandasnya.
Program Keluarga Maju menjadi salah satu langkah nyata Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan UMKM. Dengan dukungan modal usaha dan pendampingan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu menciptakan pelaku usaha yang mandiri sekaligus memperkuat perekonomian daerah. (bbs/ion)






