Efek iPhone 17: Penjualan iPhone Melonjak, Apple Kuasai 20% Pasar Dunia

viralsumsel.com, JAKARTA– Kehadiran iPhone 17 menjadi faktor kunci melonjaknya penjualan Apple sepanjang 2025.

Laporan terbaru Counterpoint Research mencatat pengapalan iPhone tumbuh 10% secara tahunan, sekaligus mengantarkan Apple memimpin pasar smartphone global dengan pangsa 20%.

Analis Senior Counterpoint Varun Mishra menegaskan seri terbaru iPhone memberi dampak besar sejak peluncurannya.

“iPhone 17 series memiliki daya tarik yang signifikan pada Q4 setelah peluncurannya yang sukses,” ujar Varun dalam laporan Counterpoint, seperti dikutip Rabu (13/1/2026).

Tak hanya model terbaru, lini iPhone generasi sebelumnya juga tetap menopang performa Apple. Varun menambahkan.

“iPhone 16 terus menunjukkan performa yang luar biasa di Jepang, India, dan Asia Tenggara.” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Muba Kucurkan 9,6 Ton Minyak Goreng untuk Masyarakat 

Kombinasi penjualan iPhone 17 dan iPhone 16 inilah yang membuat Apple mencatat pertumbuhan paling menonjol dibandingkan kompetitor.

Selain efek produk baru, peningkatan penjualan iPhone juga didorong oleh siklus pembaruan perangkat pasca-era pandemi.

“Momentum ganda ini semakin diperkuat dengan siklus upgrade dari era COVID yang mencapai titik puncaknya, karena jutaan pengguna ingin mengganti perangkat mereka,” sambung Varun.

Secara keseluruhan, pasar smartphone global tumbuh 2% pada 2025. Di tengah kondisi industri yang masih penuh tantangan, Apple menjadi merek dengan kontribusi pertumbuhan terbesar.

Samsung menyusul di posisi kedua dengan pangsa pasar 19% dan pertumbuhan pengapalan 5%, sementara Xiaomi bertahan di peringkat ketiga dengan pangsa 13%.

Baca Juga :  Pop Mie Campus Gaming Ground Bikin Esports Menyala di UPN Veteran Jakarta!

Vivo menempati posisi keempat dengan pangsa pasar 8%, sedangkan Oppo mengalami penurunan pengapalan 4% akibat tekanan permintaan dan persaingan di China serta Asia Pasifik.

Menghadapi 2026, Counterpoint memprediksi pasar ponsel global akan melambat. Direktur Riset Counterpoint Tarun Pathak mengatakan tekanan biaya dan pasokan akan memengaruhi industri.

“Kami telah merevisi perkiraan pengapalan 2026 dengan menurunkannya sekitar 3%,” ujarnya.

Meski begitu, Apple diperkirakan tetap tangguh. “Apple dan Samsung kemungkinan akan bertahan lebih kuat berkat rantai pasokan yang solid dan dominasi di segmen premium,” pungkas Tarun. (mel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *