Empat Laga Tersisa, Mampukah Sriwijaya FC Raih Kemenangan Perdana?

PALEMBANG, viralsumsel.com – Perjalanan Sriwijaya FC di ajang Pegadaian Championship 2025/2026 memasuki fase akhir yang penuh tekanan.

Hingga pekan ke-23, tim berjuluk Laskar Wong Kito tersebut belum mampu meraih satu pun kemenangan. Catatan tersebut tentu menjadi sorotan, mengingat kompetisi kini tinggal menyisakan empat pertandingan lagi.

Berdasarkan jadwal yang ada, Sriwijaya FC akan menghadapi empat laga penutup yang cukup menantang. Pertama, mereka dijadwalkan bertandang ke markas Persekat Tegal pada 12 April 2026 di Stadion Trisanja, kick-off pukul 15.30 WIB. Laga ini menjadi kesempatan awal bagi Sriwijaya FC untuk memutus tren negatif yang terus berlanjut sejak awal musim.

Selanjutnya, pada 19 April 2026, Sriwijaya FC kembali menjalani laga tandang dengan menghadapi PSMS Medan di Stadion Utama Sumatera Utara pada pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung berat, mengingat PSMS dikenal memiliki kekuatan solid saat bermain di kandang.

Baca Juga :  Rabu, Sriwijaya FC Bakal Uji Coba Perdana Jelang Liga 2 2024/2025

Pada 25 April 2026, Sriwijaya FC akhirnya kembali bermain di hadapan publik sendiri dengan menjamu Garudayaksa FC di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. Laga kandang ini menjadi momentum penting bagi tim untuk setidaknya memberikan kebanggaan kepada para suporter setia.

Terakhir, pada 2 Mei 2026, Sriwijaya FC akan menutup musim dengan bertandang ke markas Adhyaksa FC Banten di Banten International Stadium. Meski jadwal kick-off belum ditentukan, pertandingan ini akan menjadi penutup perjalanan mereka di musim yang sulit.

Dari sisi performa, Sriwijaya FC berada dalam situasi yang cukup memprihatinkan. Dalam 23 pertandingan yang telah dijalani, mereka belum pernah meraih kemenangan. Tim ini hanya mampu mencatatkan dua hasil imbang, sementara sisanya berakhir dengan kekalahan. Statistik tersebut menempatkan Sriwijaya FC di dasar klasemen Grup 1 Wilayah Barat.

Dengan raihan dua poin, posisi Sriwijaya FC di peringkat ke-10 atau juru kunci tidak lagi bisa diselamatkan. Mereka dipastikan terdegradasi ke Liga 3 musim depan, terlepas dari apapun hasil di empat laga tersisa.

Baca Juga :  Sriwijaya FC Merosot ke Posisi Lima Klasemen Sementara

Meski demikian, empat pertandingan terakhir tetap memiliki arti penting. Selain menjadi kesempatan untuk meraih kemenangan perdana, laga-laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain dan tim pelatih untuk menutup musim dengan hasil yang lebih terhormat.

Sejumlah pengamat menilai bahwa tekanan mental menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi performa Sriwijaya FC sepanjang musim ini. Minimnya hasil positif membuat kepercayaan diri tim menurun, yang pada akhirnya berdampak pada konsistensi permainan di lapangan.

Kini, harapan tersisa adalah bagaimana Sriwijaya FC mampu bangkit, meski dalam kondisi yang tidak ideal. Setidaknya, satu kemenangan di sisa musim bisa menjadi penutup yang sedikit mengobati kekecewaan para pendukung setia mereka. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *