PALEMBANG, viralsumsel.com – Ikatan Keluarga Provinsi Bengkulu (IKPB) kembali mengaktifkan kegiatan organisasi di Palembang.
Langkah tersebut ditandai dengan agenda shalawat, silaturahmi sekaligus perkenalan jajaran pengurus yang digelar di Pondok Pesantren Aulia Cendekia, Palembang, Minggu (20/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi para pengurus dan anggota untuk memperkuat kembali komunikasi serta kebersamaan warga asal Provinsi Bengkulu yang berada di Palembang dan sekitarnya.
Selain memperkenalkan susunan kepengurusan, pertemuan juga menghasilkan sejumlah agenda lanjutan. Pengurus berencana menggelar pertemuan informal yang dirangkai dengan kegiatan memancing sekaligus pembahasan program kerja organisasi pada November 2026.
Sementara itu, agenda pelantikan pengurus direncanakan berlangsung pada Januari 2027. Dalam agenda tersebut, pengurus IKPB berharap dapat menghadirkan Gubernur Bengkulu. Pelantikan sementara direncanakan digelar pada rentang 10 hingga 15 Januari 2027.
Kegiatan perkenalan pengurus dipandu Ketua Panitia sekaligus pembawa acara, Ir. Hajah Ummi Kalsum, MP. Pertemuan diawali dengan pembacaan basmalah secara bersama-sama. Suasana kemudian dilanjutkan dengan lantunan shalawat dan penampilan hadroh dari tim Hadroh Pondok Pesantren Aulia Cendekia.
Setelah rangkaian pembukaan, acara dilanjutkan dengan laporan ketua panitia. Ummi Kalsum menjelaskan bahwa sebelumnya aktivitas organisasi warga Bengkulu di Palembang juga telah dijalankan melalui Ikatan Wanita Provinsi Bengkulu.
Menurutnya, kembali aktifnya IKPB dengan melibatkan unsur laki-laki dan perempuan dalam kepengurusan menjadi energi baru untuk memperkuat keberadaan organisasi.
Dalam perjalanan sebelumnya, IKPB pernah dipimpin Prof. Dr. M. Sirozi. Namun, setelah Sirozi menjalankan tugas sebagai Rektor UIN Raden Fatah Palembang, aktivitas organisasi kemudian dilanjutkan oleh Johan Sapri.
Karena kondisi kesehatan Johan Sapri, kepemimpinan IKPB kemudian dipercayakan kepada Dr. H. Hendra Zainuddin melalui kesepakatan secara aklamasi anggota dan pengurus. Hendra dipercaya memimpin kepengurusan periode 2025-2030.
Selain menjalankan roda organisasi, kepengurusan baru juga mendapat amanah untuk melakukan penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta menyusun program kerja untuk periode 2025-2030.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan sambutan Ketua IKPB Dr. H. Hendra Zainuddin. Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Umum Heny Susantih membacakan susunan kepengurusan yang kemudian diikuti dengan perkenalan para pengurus yang hadir.
Hendra yang juga menjabat sebagai Mudir Pondok Pesantren Aulia Cendekia mengatakan, pengurus telah menyiapkan sejumlah kegiatan untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menyusun arah organisasi ke depan.
Salah satu agenda yang direncanakan adalah kegiatan memancing di kolam Pondok Pesantren Aulia Cendekia pada November mendatang. Kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi ajang berkumpul, tetapi juga akan dimanfaatkan untuk membahas dan mematangkan program kerja IKPB.
“Pertemuan berikutnya akan kami manfaatkan untuk membangun kebersamaan sekaligus membahas program kerja. Rencananya kegiatan memancing akan dilaksanakan di kolam Pondok Pesantren Aulia Cendekia pada November,” ujar Hendra.
Setelah pembahasan program kerja, agenda organisasi akan diarahkan pada pelaksanaan pelantikan kepengurusan yang ditargetkan berlangsung Januari 2027. Pengurus menyiapkan rentang waktu 10-15 Januari 2027 dan berencana mengundang Gubernur Bengkulu dalam kegiatan tersebut.
Pertemuan IKPB kali ini juga diwarnai dengan kegiatan seni. Salah seorang pengurus yang dipercaya sebagai penasehat, Herryanto, turut memberikan karya puisinya. Puisi tersebut dibacakan Heny Susantih di hadapan para pengurus yang hadir.
Usai pembacaan, puisi yang telah dibingkai tersebut kemudian diserahkan kepada Hendra Zainuddin sebagai Ketua Umum IKPB. Momen tersebut berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan disaksikan para pengurus lainnya.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin Yungsirwan.
Sejumlah pengurus yang hadir menyatakan komitmennya untuk kembali menghidupkan aktivitas IKPB setelah organisasi sempat mengalami kevakuman kegiatan. Mereka berharap organisasi tidak hanya aktif dalam kegiatan formal, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat hubungan antarsesama warga Bengkulu di Palembang.
Drs. Zalili, MPd, yang mendapat amanah di bidang Hubungan Masyarakat (Humas) bersama Sarono P Sasmito, mengatakan siap mendukung berbagai agenda organisasi ke depan.
Menurutnya, menjaga komunikasi antarpengurus dan anggota menjadi salah satu hal penting agar hubungan kekeluargaan tetap terpelihara. Kegiatan saling mengunjungi dan bersilaturahmi dinilai dapat menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan sekaligus menghidupkan dinamika organisasi.
Dengan rangkaian agenda yang telah disiapkan, IKPB diharapkan kembali menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang bersama bagi masyarakat asal Bengkulu yang berada di Palembang. Agenda penyusunan program kerja hingga pelantikan pada awal 2027 akan menjadi tahapan penting bagi kepengurusan baru dalam menjalankan roda organisasi periode 2025-2030. (ken/ion)












