Hitung Mundur Piala Dunia 2026: Enam Edisi Beruntun Pernah Melahirkan Top Skor dengan Torehan Enam Gol

VIRALSUMSEL.COM – FIFA terus menghadirkan kisah-kisah menarik dalam rangka hitung mundur menuju Piala Dunia 2026. Memasuki enam hari menjelang turnamen sepak bola terbesar di dunia itu, FIFA menyoroti sebuah catatan unik yang pernah terjadi dalam sejarah Piala Dunia.

Fakta menarik tersebut adalah enam edisi Piala Dunia secara beruntun pernah menghasilkan pencetak gol terbanyak dengan jumlah gol yang sama, yakni enam gol. Rekor unik ini terjadi mulai Piala Dunia 1978 hingga Piala Dunia 1998.

Catatan tersebut menjadi salah satu fenomena langka dalam sejarah turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia. Selama enam edisi berturut-turut, tidak ada pemain yang mampu mencetak lebih dari enam gol untuk menjadi top skor tunggal, hingga akhirnya rekor tersebut berakhir pada Piala Dunia 2002.

Rangkaian sejarah itu dimulai pada Piala Dunia 1978 di Argentina. Saat itu, legenda sepak bola Argentina Mario Kempes tampil gemilang dengan mengoleksi enam gol dan mengantarkan negaranya meraih gelar juara dunia untuk pertama kalinya.

Empat tahun kemudian, giliran Italia yang berjaya melalui sosok Paolo Rossi. Penyerang legendaris tersebut mencetak enam gol sepanjang turnamen dan menjadi salah satu faktor utama keberhasilan Italia menjuarai Piala Dunia 1982 di Spanyol.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026 Grup G: Belgia Difavoritkan, Mohamed Salah Siap Pimpin Mesir Tantang Kekuatan Eropa

Pada Piala Dunia 1986 di Meksiko, striker Inggris Gary Lineker keluar sebagai pencetak gol terbanyak dengan torehan enam gol. Prestasi serupa kemudian diikuti penyerang Italia Salvatore “Toto” Schillaci yang menjadi bintang Piala Dunia 1990 setelah mengemas enam gol untuk Gli Azzurri.

Fenomena unik tersebut berlanjut pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Saat itu penghargaan Sepatu Emas FIFA harus dibagi oleh dua pemain yang sama-sama mencetak enam gol, yakni Oleg Salenko dari Rusia dan Hristo Stoichkov dari Bulgaria.

Empat tahun berselang di Prancis 1998, penyerang Kroasia Davor Suker kembali mempertahankan tradisi enam gol sebagai pencetak gol terbanyak turnamen. Penampilan impresif Suker kala itu turut mengantar Kroasia mencatatkan sejarah dengan finis di posisi ketiga dunia.

Rangkaian enam edisi beruntun tersebut akhirnya berakhir pada Piala Dunia 2002 yang digelar di Korea Selatan dan Jepang. Legenda Brasil Ronaldo Nazario tampil luar biasa dengan mencetak delapan gol, sekaligus membawa Selecao meraih gelar juara dunia kelima mereka.

Baca Juga :  12 Hari Menuju Piala Dunia 2026: Rekor Tak Terkalahkan Zagallo dan Olarticoechea yang Sulit Disamai

Selain catatan top skor, FIFA juga menyoroti rekor lain yang berkaitan dengan angka enam. Paolo Rossi dan Oleg Salenko tercatat sebagai pemain yang berhasil mencetak enam gol beruntun bagi negaranya di ajang Piala Dunia.

Prestasi serupa juga pernah ditorehkan legenda Portugal Eusebio. Pada Piala Dunia 1966, seluruh enam gol Portugal dicetak oleh Eusebio secara beruntun, menjadikannya salah satu penampilan individu paling ikonik dalam sejarah turnamen.

Sementara itu, penyerang Ekuador Enner Valencia juga mencatatkan prestasi unik dengan membukukan enam gol beruntun bagi negaranya dalam dua edisi berbeda, yakni Piala Dunia 2014 dan Piala Dunia 2022.

Menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026, FIFA terus mengajak pecinta sepak bola dunia mengenang berbagai rekor dan momen bersejarah yang telah menghiasi perjalanan turnamen selama hampir satu abad.

Kini, perhatian publik tertuju pada siapa yang akan menjadi pencetak gol terbanyak pada Piala Dunia 2026 dan apakah akan lahir rekor-rekor baru yang mampu melampaui pencapaian para legenda sepak bola dunia tersebut. (bbs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *