Jadi Pahlawan PSIS, Hari Nur Yulianto Ungkap Pesan Penting Widodo

BEKASI, viralsumsel.com – PSIS Semarang berhasil membawa pulang satu poin dari markas Semen Padang FC setelah bermain imbang 1-1 dalam lanjutan Pegadaian Championship yang berlangsung di Stadion Chandra Bhaga, Bekasi, 20 September lalu.

Striker senior Hari Nur Yulianto menjadi sosok penting di balik keberhasilan Mahesa Jenar mengamankan poin dalam pertandingan tersebut. Masuk sebagai pemain pengganti, penyerang berusia 37 tahun itu mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90.

PSIS sempat berada dalam posisi tertinggal sejak awal pertandingan. Semen Padang FC membuka keunggulan ketika sundulan Igor Cukovic pada menit ke-9 berhasil membobol gawang Mahesa Jenar.

Tertinggal satu gol membuat PSIS terus berupaya mencari jalan untuk menyamakan kedudukan. Pelatih Widodo Cahyono Putro kemudian memasukkan Hari Nur Yulianto pada menit ke-77 untuk menambah daya gedor lini depan.

Keputusan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Ketika pertandingan memasuki menit-menit akhir, Hari Nur mampu memanfaatkan kesempatan yang didapatnya untuk mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-90.

Baca Juga :  Deltras FC Siap Bangkit: The Lobster Bidik Tiga Poin di Kandang Saat Hadapi Persiba Balikpapan

Gol tersebut sekaligus memastikan PSIS tidak pulang dengan tangan kosong dari laga tandang. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan berakhir dan Mahesa Jenar membawa pulang satu poin.

Penampilan Hari Nur juga mendapat apresiasi setelah dirinya dinobatkan sebagai Player of the Match. Gelar tersebut menjadi penghargaan atas kontribusinya dalam menyelamatkan PSIS dari kekalahan.

Hari Nur menyambut penghargaan tersebut dengan rasa syukur. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan PSIS mendapatkan satu poin bukan semata-mata hasil kontribusi individu, melainkan buah kerja keras seluruh anggota tim.

Menurutnya, pertandingan menghadapi Semen Padang berlangsung tidak mudah. Selain tampil sebagai tim tamu, PSIS juga harus menghadapi lawan yang diperkuat sejumlah pemain berkualitas.

Baca Juga :  PSS Sleman U19 Jaga Tren Positif, Anang Hadisaputra Tekankan Fokus Hadapi Laga Krusial

“Dari awal tekad kami ingin poin di sini, terus bekerja keras sampai menit akhir dibunyikan. Alhamdulillah kami dapat poin,” ujar Hari Nur.

Ia menilai perjuangan hingga peluit akhir menjadi bagian penting dari hasil yang diraih PSIS. Tim tidak berhenti berusaha meski harus mengejar ketertinggalan sejak menit awal.

Hari Nur juga mengungkapkan pesan yang disampaikan Widodo Cahyono Putro ketika memasukkannya pada menit ke-77. Pesan singkat sang pelatih justru menjadi tambahan motivasi bagi dirinya untuk memberikan kontribusi maksimal.

“Pelatih hanya bilang masih ada waktu, jadi saya diminta manfaatkan waktu itu dengan baik,” katanya.

Pesan tersebut kemudian berhasil dijawab Hari Nur dengan cara yang paling menentukan. Gol pada menit ke-90 membuat PSIS terhindar dari kekalahan sekaligus memastikan Mahesa Jenar mencuri satu poin dari pertandingan tandang kontra Semen Padang. (bbs/ion)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *