KAI Divre III Palembang Intensifkan Sosialisasi Keselamatan Perlintasan Sebidang Selama Libur Lebaran 2026

PALEMBANG, viralsumsel.com –  Memasuki masa libur Idul Fitri 1447 H, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api sekaligus pengguna jalan.

Langkah ini diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) dan Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Palembang.

Fokus utama kegiatan ini adalah sosialisasi keselamatan di sejumlah perlintasan sebidang, khususnya yang belum dilengkapi palang pintu. Upaya ini dinilai krusial mengingat lonjakan mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran yang berdampak pada meningkatnya kepadatan lalu lintas di sekitar jalur rel.

Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun kesadaran kolektif masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan kereta api.

Ia menegaskan bahwa keselamatan di perlintasan sebidang bukan hanya tanggung jawab operator kereta api maupun pemerintah, tetapi juga seluruh pengguna jalan. Menurutnya, meningkatnya aktivitas perjalanan selama Lebaran harus diimbangi dengan kewaspadaan yang lebih tinggi.

Baca Juga :  Libur Panjang Sambut Isra Mikraj, KAI Divre III Palembang Siapkan 10.672 Tempat Duduk

Kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan di empat titik strategis, yakni kawasan emplasemen Stasiun Kramasan pada beberapa kilometer jalur, termasuk perlintasan bawah Fly Over Kramasan dan Perlintasan Kapuk. Selain itu, sosialisasi juga dilakukan di jalur antara Stasiun Kramasan hingga Stasiun Simpang, tepatnya di kawasan Muara Kelingi.

Dalam pelaksanaannya, petugas turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada pengendara serta masyarakat sekitar. Selain itu, pemasangan spanduk imbauan keselamatan juga dilakukan sebagai pengingat visual agar masyarakat lebih waspada saat melintas.

Sepanjang Maret 2026, KAI Divre III Palembang telah menggelar sedikitnya enam kali kegiatan sosialisasi serta memasang sekitar 70 spanduk di berbagai titik perlintasan. Prioritas utama diberikan pada perlintasan tanpa palang pintu yang memiliki tingkat risiko kecelakaan lebih tinggi.

Baca Juga :  Libur Panjang Isra Mikraj, 12 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api di Divre IV Tanjungkarang

Aida juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan keselamatan transportasi. Ia mengajak masyarakat untuk mematuhi rambu lalu lintas, mendahulukan perjalanan kereta api, serta tidak memaksakan melintas saat kondisi tidak aman.

Selain itu, masyarakat diminta lebih peduli terhadap lingkungan sekitar jalur rel dengan segera melaporkan potensi bahaya atau keberadaan perlintasan liar kepada petugas stasiun terdekat maupun melalui Contact Center KAI 121.

Dukungan publik juga sangat dibutuhkan dalam upaya penertiban dan penutupan perlintasan ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan.

Melalui kolaborasi antara KAI, DJKA, BTP Kelas II Palembang, serta partisipasi aktif masyarakat, diharapkan keselamatan di perlintasan sebidang terus meningkat, sehingga perjalanan kereta api selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar. (kai)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *