Iklan Palembang Kota
Herianto Dahlan, salah satu korban yang melaporkan mafia tanah ke Mapolres PALI. Foto : viralsumsel.com/eko
Herianto Dahlan, salah satu korban yang melaporkan mafia tanah ke Mapolres PALI. Foto : viralsumsel.com/eko

Korban ‘Mafia Tanah’ Mendesak Agar Penegak Hukum Tuntaskan Persoalan Lahan

viralsumsel.com, PALI – Sejumlah korban penyerobotan lahan yang ada di Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) meminta agar pihak hukum berlaku adil serta menuntaskan persoalan yang saat ini mereka laporkan.

Salahsatunya Herianto Dahlan, warga Simpang Raja Kelurahan Handayani Mulia Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI, yang menerangkan bahwa ada sekitar lima hektar lahannya diakui oleh terlapor dengan dalil dokumen lama yang dicurigai palsu.

“Jadi permasalahan itu bermula sejak 2019 lalu, dimana pelapor ini mengaku-ngaku lahan yang saya miliki adalah warisan dari orang tuanya. Padahal surat yang ditunjukkannya belum tentu keabsahannya,” jelas Heri dengan menunjukkan barang bukti yang dipegangnya.

Baca Juga :   10 Muharram Wartawan Polda Sumsel Santuni Anak Yatim

Lebih lanjut, dirinya juga telah melakukan mediasi secara kekeluargaan untuk meluruskan persoalan tersebut, namum terlapor selalu saja menghindar ketika ditemui, hinggal dirinya melaporkan perkara tersebut ke Mapolres PALI dengan nomor: STTP/01/II/2021/PolresPALI/Satreskrim.

“Korban lainnya banyak, dan saya juga pernah untuk mediasi namun dia selalu menghindar. Jadi lahan itu diakuinya milik dia, dengan mengandalkan (diduga, red) dokumen palsu dan menanaminya, sebagai bukti itu tanah dia,” ungkapnya

Dirinya juga berharap agar proses hukum ditegkkan seadil-adilnya.
“Tegakkan keadilan dan hukum yang benar, sebelum ada permasalahan ini jelas jangan samapi pelaku ini berkeliaran,” harapnya.

Sementara, dari pantauan sejumlah awak media di Mapolres PALI, dan informasi yang diperoleh terduga pelaku mafia tanah telah diamankan. Namun, belum ada statemant dari pihak kepolisian terkait permasalahan penyerobotan lahan itu. (eko)

About Redaksi Viral Sumsel

Check Also

Tiga saksi pelapor dalam sidang dugaan perkara pemalsuan tanda tangan Di PN Kayuagung, rabu (18/5/2020). Foto : ist

Saksi Pelapor Sebut Tak Pernah Diundang Kades Rapat, Dokumen Ditandatangani

viralsumsel.com, KAYUAGUNG – Sidang perkara dugaan pemalsuan tandatangan dengan terdakwa Syamsul Bahri Kades Simpang Tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *