Kreatif Cegah Stunting, PKK Palembang Hadirkan Kue Ulang Tahun Berbahan Sarden hingga Steak Ikan Patin

PALEMBANG, VIRALSUMSEL.COM – Inovasi kuliner berbahan dasar ikan kembali menjadi sorotan dalam Lomba Masak Berbahan Baku Serba Ikan Tingkat Kota Palembang Tahun 2026 yang digelar di Rumah Dinas Wali Kota Palembang, Rabu (3/6/2026). Beragam kreasi unik dan menarik ditampilkan peserta, mulai dari kue ulang tahun berbahan ikan sarden hingga steak ikan patin yang tampil modern dan menggugah selera.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Palembang ke-1343 ini tidak hanya menghadirkan kompetisi memasak, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan konsumsi ikan di tengah masyarakat sebagai upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas gizi keluarga.

Salah satu menu yang paling menarik perhatian pengunjung dan dewan juri adalah kue ulang tahun berbahan dasar ikan sarden yang dibuat oleh tim dari Kecamatan Kemuning. Kreasi tersebut menghadirkan tampilan layaknya kue ulang tahun pada umumnya, namun memiliki kandungan protein tinggi yang berasal dari ikan.

Perwakilan tim Kecamatan Kemuning, Reni, menjelaskan bahwa ide tersebut muncul dari keprihatinan terhadap masih banyaknya anak-anak yang kurang menyukai ikan sebagai menu sehari-hari.

“Kami mencoba menghadirkan bentuk makanan yang lebih menarik dan dekat dengan anak-anak. Harapannya, mereka lebih tertarik mengonsumsi ikan sehingga kebutuhan gizinya tetap terpenuhi,” ujarnya.

Baca Juga :  Ketua TP PKK Palembang Masuk Nominasi DPD Award 2025 Bidang Ekonomi Kreatif: Kampanye UMKM Naik Kelas Jadi Sorotan Nasional

Selain menghadirkan kue ulang tahun berbahan sarden, tim Kecamatan Kemuning juga memperkenalkan steak ikan patin. Inovasi ini menjadi alternatif baru dalam pengolahan ikan patin yang selama ini lebih dikenal sebagai bahan utama masakan tradisional seperti pindang dan brengkes.

Menurut Reni, pengolahan ikan patin menjadi steak diharapkan dapat memperluas pilihan menu berbasis ikan sekaligus meningkatkan minat generasi muda terhadap konsumsi ikan lokal.

Tak kalah menarik, peserta lainnya juga menampilkan berbagai olahan kreatif, termasuk menu Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) berbahan ikan sekuang yang dirancang khusus untuk mendukung pemenuhan nutrisi anak usia dini.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Palembang, Dewi Sastrani, menegaskan bahwa lomba tersebut merupakan bagian dari komitmen bersama antara TP PKK Kota Palembang, Pemerintah Kota Palembang, dan Dinas Perikanan dalam mendukung program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan).

Menurutnya, ikan memiliki kandungan protein hewani berkualitas tinggi yang sangat dibutuhkan dalam proses tumbuh kembang anak. Selain kaya protein, ikan juga mengandung berbagai nutrisi penting seperti Omega-3, DHA, vitamin, dan mineral yang berperan dalam meningkatkan kecerdasan serta kesehatan anak.

Baca Juga :  Dewi Sastrani Hadiri Rakorda Transformasi Posyandu, Sampaikan Harapan Besar untuk Posyandu Palembang

“Melalui berbagai inovasi pengolahan ini, kami ingin menunjukkan bahwa ikan dapat diolah menjadi berbagai menu yang lezat, menarik, ekonomis, dan disukai anak-anak. Ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung upaya pencegahan stunting,” jelas Dewi.

Ia menambahkan, potensi perikanan yang dimiliki Palembang harus terus dikembangkan melalui inovasi kuliner. Selama ini Palembang telah dikenal melalui berbagai hidangan khas berbahan ikan seperti pempek, tekwan, model, dan pindang. Namun ke depan, diperlukan kreasi baru yang mampu meningkatkan nilai tambah produk perikanan lokal.

Sejalan dengan tema Hari Jadi Kota Palembang ke-1343, yakni “Palembang Berdaya, Berbudaya, dan Mendunia”, Dewi berharap lahir lebih banyak inovasi kuliner berbahan ikan yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat identitas kuliner Palembang di tingkat nasional maupun internasional.

“Ajang ini menjadi wadah untuk berbagi inspirasi dan pengetahuan. Mari bersama-sama menciptakan generasi Palembang yang sehat, cerdas, dan berkualitas melalui peningkatan konsumsi ikan sejak usia dini,” tutupnya. (nto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *